• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 19 September 2014
Tribunners

Tribunners / Citizen Journalism

Ahmad Heryawan: Saya Tidak Pernah Melarang Tarian Jaipongan

Jumat, 21 Desember 2012 22:22 WIB
Ahmad Heryawan: Saya Tidak Pernah Melarang Tarian Jaipongan
NET
Calon Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan/Deddy Mizwar, Sabtu (1/12/2012) meluncurkan logo kampanyenya, yaitu kancing merah yang diikat dengan benang putih, yang dinamai Kancing Beureum. Kancing Beureum berwarna merah, berlubang empat, dan diikat dengan benang warna putih.

Laporan Wartawan Tribuners, Faizal Rizki

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Calon gubernur Jawa Barat nomer urut satu Ahmad Heryawan atau Aher mengklarifikasi bahwa dirinya tidak pernah berkomentar apapun mengenai kesenian tari asli Jawa Barat Jaipongan.

"Boleh dicek dimana saja, saya tidak berkomentar apapun tentang jaipongan, kalau pun ada itu adalah berita yang menyesatkan,"ujar Aher saat menghadiri diskusi panel di Universitas Padjadjaran, Bandung, (21/12/2012).

Saat ditanya oleh salah seorang panelis yang juga budayawan Yesmil Anwar,mengenai isu yang beredar bahwa Aher melarang tarian Jaipongan Ia menegaskan tidak pernah ada penyataan darinya yang mengomentari ataupun melarang tarian Jaipongan.

Pada saat awal menjabat sebagai gubernur Jawa Barat sempat beredar isu bahwa Aher melarang gerakan-gerakan tarian Jaipongan yang dianggap erotis. Ia menuturkan bahwa seni bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia.

"Agama bisa membuat hidup jadi terarah, iptek membuat hidup jadi mudah dan seni membuat hidup menjadi indah,"tuturnya.

Ia menjelaskan, agama itu adalah seni, agama itu adalah kebutuhan manusia, jadi tidak mungkin manusia tidak membutuhkan seni.

Aher mengatakan bahwa Jawa Barat harus memiliki gedung kesenian untuk menghormati dan mengembangkan insan seni, Aher juga berjanji akan membangun sebuah gedung kesenian yang besar dan dapat menampung 10 ribu orang di Jawa Barat.

Editor: Yulis Sulistyawan
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
1 KOMENTAR
1244431 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • masmas masmas-Rabu, 26 Desember 2012 Laporkan
    Setuju,...
    "Agama bisa membuat hidup jadi terarah, iptek membuat hidup jadi mudah dan seni membuat hidup menjadi indah,"tuturnya.
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas