• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribunners

Tribunners / Citizen Journalism

Mahasiswa asal Indonesia Raih Gelar Doktor di Universitas Moulay Ismail

Minggu, 28 April 2013 08:28 WIB
Mahasiswa asal Indonesia Raih Gelar Doktor di Universitas Moulay Ismail
IST
Sidang doktoral mahasiswa Indonesia, H. Khoirurrijal, MA., 27 April 2013, bertempat di Gedung Azziyani, Fakultas Sastra dan Humaniora Universitas Moulay Ismail, Kota Meknes-Maroko, dengan meraih predikat musyarraf jiddan atau summa cumlaude.

TRIBUNNEWS.COM - Pada hari Kamis, 27 April 2013, bertempat di Gedung Azziyani, Fakultas Sastra dan Humaniora Universitas Moulay Ismail, kota Meknes-Maroko, berlangsung sidang program doktoral mahasiswa Indonesia, H. Khoirurrijal, MA.

Terdaftar sejak tahun 2007, Khoirurrijal berhasil menyelesaikan disertasinya yang berjudul "Ta'lim Annahwi wa Turuq Tadrisihi li ghairi Annatiqiinn bil 'Arabiyyah - Indonesia Namudzajan" atau "Pengajaran Nahwu dan Metodenya bagi Non-Arab - contoh di Indonesia" dengan penuh kesungguhan dan kesabaran meninggalkan keluarganya di tanah air.

Pada sidang yang berlangsung selama tiga jam, Khoirurrijal berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan para penguji, di antaranya Dr. Hamid El 'Azaoui sebagai ketua penguji, Dr. Belkacem Alayoubi sebagai dosen pembimbing, Dr. Mohamed Bounejma sebagai anggota, Dr. Abdel Ilah Ismaili sebagai anggota, dan Dr. Moulay Mohamed Ismaili Alaoui sebagai anggota.

Dengan predikat Musyarraf Jiddan atau Summa Cumlaude Sebagai hasil kerja kerasnya, Khoirurrijal berhak menyandang gelar doktornya secara resmi, dan ikut mengharumkan nama mahasiswa Indonesia yang berhasil menyelesaikan studinya menyusul mahasiswa-mahasiswa yang lebih dulu berhasil meraih gelar doktor pada universitas yang sama.

Dr. Mohamed Bounejma sebagai dosen penguji mengatakan, "Disertasi yang ditulis ini merupakan hasil karya tulis yang bisa menjadi buku rujukan pada bidangnya dan bisa dikembangkan lagi hingga memberi manfaat yang lebih luas, terutama kepada masyarakat Indonesia yang bergerak pada bidang pengajaran bahasa arab".

"Meneliti kembali terhadap metode pengajaran bahasa arab merupakan hal yang penting, dan dengan metode baru yang lebih komunikatif dan interaktif membuat murid-murid lebih menyukai dan memudahkan dalam pelajaran bahasa arab. Itulah hal penting yang ada pada disertasi Khoirurrijal" imbuhnya.

Pada kesempatan ini, hadir Dubes RI untuk Kerajaan Maroko, H. Tosari Widjaja, beserta sekretarisnya H. Husnul Amal Masud MA, jajaran pengurus dan anggota PPI Maroko, Dosen, pegawai dan mahasiswa/i Universitas Moulay Ismail kota Meknes.

Penulis: Burhan Ali, Lc. Mahasiswa S2 Jurusan Ilmu Akidah dan Agama-agama di Gharb Islami Universitas Hassan II Casablanca.

Editor: Widiyabuana Slay
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas