Tribunners / Citizen Journalism

Jokowi dan Operasi Naga Merah

Minggu, 26 Mei 2013 10:42 WIB

Jokowi dan Operasi Naga Merah
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo memberikan keterangan kepada wartawan di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2013). Jokowi memenuhi pemanggilan Komnas HAM untuk dimintai keterangan terkait relokasi pemukiman liar yang berada di atas Waduk Pluit, Jakarta Utara. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Oleh Sekjen Pena 98, Adian Napitupulu

TRIBUNNEWS.COM--Istilah Operasi Naga Merah dulu disampaikan Gus Dur dalam menganalisis kasus 27 Juli. Analisis dan istilah serupa menarik digunakan untuk menganalisis beberapa peristiwa terkait PDI Perjuangan di beberapa daerah.

Di Jakarta, upaya DPRD DKI menginterpelasi Jokowi tampak sangat mengada-ada, dan menunjukkan bahwa DPRD tidak rela kalau Warga Jakarta dilindungi kesehatannya.

Banyak yang menduga interpelasi DPRD didukung oleh broker alat kesehatan, industri farmasi dan RS Swasta. Terlepas dari dugaan itu, secara politik, Jokowi sebagai salah satu ikon Demokrasi dan Kerakyatan dari PDI Perjuangan sekarang sedang dihancurkan citranya.

Sesungguhnya DPRD tidak mengiterpelasi Jokowi tapi mengiterpelasi hak-hak dasar dari Rakyat yang menggaji mereka.

Di Bogor, sekitar 10 hari sebelum ditutupnya pendaftaran calon Bupati oleh KPU, tiba-tiba wakil Bupati dari PDI Perjuangan, Karyawan Faturahman ditetapkan tersangka oleh Polda Jabar melalui kasus ber-delik aduan 3 thn lalu yaitu tahun 2010.

Lucunya Wabup Bogor bukan jadi tersangka Korupsi, Narkoba atau perselingkuhan tapi ia disangka turut serta atau bersama-sama memproduksi, menyebarkan video porno.

Halaman
12
Editor: Anita K Wardhani
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help