Tribunners / Citizen Journalism

Perhatian Orangtua Menentukan Masa Depan Anak

Pendidikan adalah sebuah aset penting bagi kemajuan sebuah bangsa, oleh karena itu setiap warga negara wajib mengikuti jenjang pendidikan, dan sejak a

Perhatian Orangtua Menentukan Masa Depan Anak
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi parenting. 

Ditulis oleh : Mashlahatul Ammah

TRIBUNNERS - Pendidikan adalah sebuah aset penting bagi kemajuan sebuah bangsa, oleh karena itu setiap warga negara wajib mengikuti jenjang pendidikan, dan sejak anak dilahirkan sudah memerlukan pelayanan yang tepat dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan.

Orangtua adalah pendidik atau guru pertama sebelum sekolah dan lingkungan masyarakat, oleh sebab itu kewajiban orangtua dalam mendidik anak sangat diperlukan dan berpengaruh untuk perkembangan pendidikan anak sehingga tidak hanya cerdas dalam hal belajar namun anak juga memiliki moral yang baik.

Hendaknya orangtua harus memahami hakikat dan peran mereka sebagai orangtua dalam membesarkan anak, membekali diri dengan ilmu tentang pola pengasuhan yang tepat, pengetahuan tentang pendidikan yang dijalani anak, dan ilmu tentang perkembangan anak sehingga orangtua tidak salah dalam menerapkan pola pendidikan terutama dalam membentuk kepribadian anak.

Terkadang cara orangtua mendukung pendidikan anak berbeda dengan apa yang diharapakan oleh anak itu sendiri sehingga menyebabkan terjadinya kesalahpahaman antara orangtua dan anak.

Anak-anak sering mengeluh tentang orangtua yang bersikap mengekang dan sering menuntut anak untuk mematuhi standar mutlak yang ditentukan secara sepihak oleh orangtua hal ini sangat berdampak negatif bagi anak karena kemungkinan anak akan jadi seorang pembangkang dan sering berbohong.

Tentunya tidak ada orangtua yang menginginkan anak seperti ini.

Sebaliknya, orangtua berpikir bahwa yang mereka lakukan adalah hal yang wajar karena untuk menjaga anak mereka dari pergaulan-pergaulan yang menyimpang.

Namun ada baiknya orangtua tak perlu mengekang dan membatasi ruang gerak anak apalagi dalam kegiatan yang bersifat positif, orangtua bisa memilih dan mempertimbangkan setiap kegiatan anak.

Jika kegiatan yang anak jalani akan merugikan dan berbahaya untuk anak maka orang tua boleh melarang namun masih dalam batas kewajaran, setidaknya berbicara baik-baik dan paparkan alasan orangtua melarang hingga anak mengerti dan memahami yang diucapkan oleh orangtua.

Halaman
123
Editor: Samuel Febrianto
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved