Blog Tribunners

Asuransi Lindungi Petani Dari Gagal Panen

Gagal panen menjadi mimpi buruk petani di manapun. Namun saat ini, rasa was-was terjadinya gagal panen bisa diredam dengan hadirnya asuransi usaha ta

Asuransi Lindungi Petani Dari Gagal Panen
Istimewa
Gagal panen menjadi mimpi buruk petani di manapun. Namun saat ini, rasa was-was terjadinya gagal panen bisa diredam dengan hadirnya asuransi usaha tani. 

TRIBUNNERS - Gagal panen menjadi mimpi buruk petani di manapun. Namun saat ini, rasa was-was terjadinya gagal panen bisa diredam dengan hadirnya asuransi usaha tani.

"Asuransi Usaha Tani melindungi kerugian petani akibat gagal panen, sehingga petani punya modal kerja untuk pertanaman berikutnya," jelas Kadis Pertanian dan Perkebunan Sidrap, Amiruddin Syam, di depan ratusan petani yang mengikuti Sosialisasi Asuransi Usaha Tani di Baruga Kompleks SKPD Rabu (10/8/2016).

Dijelaskan Amiruddin, petani cukup membayar premi asuransi sebesar Rp 36 ribu per hektar per musim tanam. Apabila terjadi kerusakan tanaman padi akibat banjir, kekeringan atau serangan OPT, maka petani mendapat ganti rugi.

"Jika kerusakannya di atas 75 persen, petani berhak ganti rugi Rp6 juta per hektar per musim tanam," ujar Amiruddin.

Namun Amiruddin mengingatkan petani untuk tetap memprioritaskan keberhasilan pertanamannya.

"Jangan mentang-mentang ada asuransi, lantas pertanaman jadi kurang serius. Keberhasilan tanaman tetap jadi prioritas," kata Amiruddin.

Sebelumnya Direktur Prasarana Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Ika Purwani mengimbau petani di Kabupaten Sidrap untuk mengikuti program asuransi pertanian.

"Kami imbau seluruh petani ikut asuransi. Dan kepada pihak terkait diharap dukungan untuk menyukseskan program ini," harap Ika.

Ditambahkan Ika, target asuransi petani di Kabupaten Sidrap adalah 7.500 hektar.

"Saya sangat berharap petani di Kabupaten Sidrap dan Sulsel bisa menyukseskan program ini. Bukan karena menterinya orang Sulsel, tapi memang program ini sangat membantu petani," jelasnya.

Selain petani, sosialisasi juga dihadiri para Danramil, para pengamat hama, penyuluh pertanian se Kabupaten Sidrap. Turut hadir pihak Jasindo selaku pelaksana asuransi.

Penulis: Nuryadin
Editor: Samuel Febrianto
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help