Tribunners / Citizen Journalism

Menko Luhut Minta Bali Prioritaskan Pengelolaan Sampah

Menurutnya Bali yang banyak tergantung pada pariwisata harus kompak dengan melibatkan semua kabupaten dan kota untuk pengelolaan sampah.

Menko Luhut Minta Bali Prioritaskan Pengelolaan Sampah
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Koordinator Kemaritiman RI,Luhut Binsar Panjaitan. 

TRIBUNNERS - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan memimpin Rapat Koordinasi Pengarahan Program Kebersihan dan Pengamanan Kesiapan IMF-World Bank Annual Meeting 2018 di Denpasar, Bali pada hari Kamis (13/4)

Menko Luhut menjelaskan ada beberapa agenda dalam kunjungannya ke Bali hari ini.

"Yang pertama adalah cruise terminal, cruise itu sendiri dan masalah sampah," katanya.

Menurutnya Bali yang banyak tergantung pada pariwisata harus kompak dengan melibatkan semua kabupaten dan kota untuk pengelolaan sampah.

Masalah sampah ini selain berbahaya bagi kesehatan warga Bali, tapi juga berbahaya bagi daerah-daerah wisata karena mengurangi minat kunjungan turis.

“Akan ada 15.000 orang datang ke Bali dalam annual meeting IMF-WB, Bali akan menjadi hub sebelum tamu-tamu ini bergerak ke destinasi-destinasi yang lain. Bali adalah pintu gerbang, saya minta ini menjadi perhatian” ujar Menko Luhut.

Menko Luhut mengajak peserta rapat untuk memberi perhatian khusus pada masalah sampah ini.

"Terlepas dari adanya annual meeting IMF-World Bank masalah sampah ini tetap jadi issue yang penting. Bali ini ada di peringkat ke-6 destinasi wisata dunia. Dan kita satu-satunya negara Asia yang masuk dalam daftar itu. Kalau kita biarkan saja masalah sampah ini, hanya akan merugikan kita sendiri. Sampah ini masalah kita ramai-ramai” kata Menko Luhut.

Lebih lanjut Menko Luhut menjelaskan 80% sampah laut berasal dari darat. Sampah plastik ada dimana-mana.

Peran Pemda

Menko Luhut mengingatkan bahwa dari sisi peraturan, masalah pengelolaan sampah ada ditangan pemerintah daerah. Ia juga menunjukkan salah satu solusi pengelolaan sampah yakni dalam bentuk waste to energy seperti yang dipaparkan oleh PT Sumber Organik yang mengelola sampah menjadi energy listrik di Surabaya.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help