Tribunners / Citizen Journalism

Presiden Harus Lawan Teroris Penyerang Novel dengan Membentuk TPFG

Sudah 65 x 24 jam sudah teroris penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan masih bebas dan belum tertangkap.

Presiden Harus Lawan Teroris Penyerang Novel dengan Membentuk TPFG
capture youtube
Kepolisian terus mengembangkan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan ada tim yang dikirim ke Singapura untuk meminta keterangan Novel. 

TRIBUNNERS - Sudah 65 x 24 jam sudah teroris penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan masih bebas dan belum tertangkap.

Untuk kasus dengan saksi dan data yang cukup (seperti yang disampaikan Novel), penanganan terorisme terhadap Novel Baswedan agaknya sangat lambat, belum lagi dengan berbagai dugaan keganjilan yang mengarah kepada upaya menutup-menutupi dan melindungi Teroris pelaku penyiraman air keras tersebut.

Kesaksian Novel terkait dengan Ada Dugan Jenderal yang terlibat dan pihak-pihak lain yang juga terlibat agaknya harus menjadi perhatian Bagi pemimpin tertinggi Indonesia, yakni Presiden Joko Widodo.

Kasus ini, tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian, ditengah adanya dugaan dan kecurigaan kepada institusi terkait, oleh sebab itu Kami mendesak agar Presiden Joko Widodo untuk secara serius memimpin langsung agenda pemberantasan Korupsi ini, Karena penyerangan terhadap Novel bukan sekedar penyerangan pribadi tetapi adalah teror Bagi pemberantasan korupsi.

Oleh sebab itu, penting Presiden Joko Widodo memimpin langsung upaya perlawanannya dengan membentuk Tim Pencari Fakta Gabungan (TPFG) yang melibatkan tokoh-Tokoh yang kredibel dan dapat di percaya oleh publik.

Bila tidak, maka teror-teror terhadap agenda pemberantasan korupsi Akan terus dilancarkan untuk melemahkan upaya pemberantasan korupsi.

Jelas, kasus Novel ini bukan ordinary crime tetapi extraordinary crime yang diduga melibatkan banyak pihak yang justru seharusnya menjadi penegak hukum. Jangan biarkan, hukum dijadikan alat untuk melakukan teror terhadap upaya kebaikan di negeri ini, dan Pak Presiden Joko Widodo harus memimpin langsung upaya perlawanan tersebut.

PENGIRIM:
Dahnil Anzar Simanjuntak
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah

Editor: Malvyandie Haryadi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help