Tribunners / Citizen Journalism

Menko Luhut: Kunci Kesuksesan Adalah Skill dan Teamwork

“Ini semua terwujud karena adanya skill dan team work yang mulai terbangun, serta leadership Presiden Jokowi."

Menko Luhut: Kunci Kesuksesan Adalah Skill dan Teamwork
Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan 

TRIBUNNERS - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menghadiri acara makan malam bersama dengan peserta Kader Bangsa Fellowship Program (KBFP) Angkatan VI, didampingi oleh Founder KBFP Dimas Oky Nugroho, Rabu malam (3/8/2017).

Pada kesempatan yang berlangsung penuh dengan suasana keakraban itu, Menko Luhut menitipkan banyak petuah bagi 50 pemimpin muda dari seluruh Indonesia.

Ia mengatakan bahwa kunci kesuksesan itu adalah skill dan team work yang ditopang oleh leadership yang baik. Mantan Menkopolhukam itu mencontohkan langsung leadership Presiden Jokowi yang sukses membangun team work yang baik di pemerintahan sehingga kestabilan dan pertumbuhan ekonomi tercapai.

Sebagai seorang yang dibesarkan di dunia militer, kata Luhut, dirinya sangat menekankan adanya skill dan teamwork, terutama bagi pemuda yang ingin mencapai kesuksesan dalam segala urusan.

“Saya melihat, team work dan skill sangat penting. Itu yang saya bawa di perjalanan hidup saya sebagai prajurit, sebagai Dubes, lalu sebagai menteri, juga saat sebagai pengusaha juga sama. Semua jabatan yang saya lalui tetap saja, kuncinya di skill dan teamwork,” kata Luhut.

Lebih jauh, Luhut memaparkan tentang kondisi perekonomian Indonesia terkini. Luhut mengatakan ekonomi Indonesia saat ini di segala sektor dalam kondisi yang baik dengan pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

Terbukti lewat harga pangan yang stabil selama musim lebaran, arus mudik yang lancar, proyek infrastruktur, kartu sehat, dana desa, semuanya tengah berjalan on the track.

“Ini semua terwujud karena adanya skill dan team work yang mulai terbangun, serta leadership Presiden Jokowi. Presiden memberikan contoh kepada pembantunya. Proses pengambilan keputusan dilakukan dengan transparan, ini teladan kepemimpinan,” ujarnya.

Selain ini, Presiden Jokowi juga menginginkan perubahan paradigma pembangunan. Selama ini pembangunan terkonsentrasi di Pulau Jawa dan Sumatera, karena merupakan pusat ekonomi Indonesia.

Selama ini persoalan ekonomi yang dihadapi oleh setiap pemerintahan adalah ketimpangan desa dan kota, yang gap nya masih sangat tinggi.

Maka dari itu, lanjut Luhut, Presiden menginstruksikan agar pembangunan dilakukan merata agar terjadi sebaran pertumbuhan ekonomi.

“Kalau kita mau egois, bisa saja kita fokus pada dua saja (Sumatera dan Jawa), tapi nanti daerah lain akan makin tambah miskin. Makanya kita genjot investasi, pembangunan di Kalimantan, Sulawesi dan Papua. 2-3 tahun lagi akan terlihat perubahan yang signifikan,” tutup Luhut.

Editor: Malvyandie Haryadi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help