Blog Tribunners

Mengenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau Hipertensi adalah kondisi kronis dimana tekanan darah di dinding arteri (pembuluh darah bersih) meningkat.

Mengenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/Hermawan Handaka
Ilustrasi 

Sekilas Tentang Darah Tinggi atau Hipertensi

Tekanan darah tinggi atau Hipertensi adalah kondisi kronis dimana tekanan darah di dinding arteri (pembuluh darah bersih) meningkat. Kondisi ini dikenal sebagai "silent killer" atau " pembunuh diam-diam karena jarang memiliki gejala yang jelas.

Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah anda memiliki hipertensi dengan cara mengukur tekanan darah.*

Tekanan darah tinggi merupakan suatu tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 milimeter merkuri (mmHg). Angka 140 mmHg mengacu pada pembacaan sistolik, saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh.

Sementara itu, angka 90 mmHG mengacu pada pembacaan diastolik, saat jantung rileks saat mengisi ruangan dengan darah.

Nah, adapun bahaya dari penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi. Simak Informasi Selanjutnya.

1. Sakit Kepala Disertai Pusing

Hipertensi, apakah pada ringan sampai parah atau tak terkendali, menyebabkan sakit kepala yang luar biasa. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya tekanan darah pada kepala yang akan menyebabkan rasa sakit yang sangat menyiksa.

2. Rasa Sakit Dibagian Dada

Hipertensi memiliki dampak buruk pada jantung anda. Selain meningkatkan risiko penyakit jantung, hipertensi juga bisa mengganggu fungsi jantung, dan akan menimbulkan rasa sakit di dada. Selain itu anda juga akan merasakan nafas yang tersenggal-senggal serta mudah kelelahan.

3. Mengakibatkan Serangan Jantung

Salah satu efek samping yang timbul akibat komplikasi penyakit darah tinggi atau hipertensi adalah munculnya serangan jantung. Kadar darah tinggi di pembuluh darah akan menyebabkan kelainan pada jantung, yang akan menyebabkan serangan jantung pada tubuh Anda. Lebih parah lagi, ini akan menyebabkan gagal jantung dan juga merusak sel jantung Anda.

4. Denyut Nadi Serta Detak Jantung Yang Tidak Teratur

Salah satu efek samping yang timbul akibat komplikasi penyakit darah tinggi atau hipertensi adalah munculnya serangan jantung. Kadar darah tinggi di pembuluh darah akan menyebabkan kelainan pada jantung, yang akan menyebabkan serangan jantung pada tubuh Anda. Lebih parah lagi, ini akan menyebabkan gagal jantung dan juga merusak sel jantung Anda.

5. Pembuluh Darah Arteri

Hipertensi juga bisa mempengaruhi penyakit arterial. Biasanya penyakit ini menyerang arteri di lengan dan kaki, yang bisa menyebabkan :

- Rasa pegal dan kelelahan saat berjalan
- Meningkatkan jaringan tubuh dan lengan / gangren
- Penyebab kesemutan dan kesemutan di tungkai dan lengan

6. Sindrom Metabolik

Hipertensi dan tekanan darah tinggi dapat menyebabkan sindroma metabolik di dalam anda. Sindrom metabolik ini adalah sindrom atau sekelompok sindrom yang mengganggu proses metabolisme tubuh Anda. ini akan menyebabkan proses metabolisme yang tidak memadai, dan akan menghasilkan:

- Trigliserida tinggi
- Meningkatnya lingkar pinggang
- HDL rendah
- Insulin yang terlalu tinggi

7. Adanya Gangguan Ginjal

Salah satu efek buruk hipertensi, terutama pada hipertensi yang tidak terkontrol adalah munculnya berbagai kelainan ginjal. Kelainan ginjal yang paling umum adalah gagal ginjal, yang menyebabkan gejala seperti :

- Sulit kencing dan air besar
- Intensitas buang air kecil dan sering besar, tapi sedikit (sering buang air kecil)
- Nyeri di perut
- Kehilangan darah saat kencing dan besar

Selengkapnya

Penulis: Ani Nuraeni
Editor: Malvyandie Haryadi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help