Tribunners / Citizen Journalism

Menko Luhut: Orang Batak Tidak Pernah Menyangka Punya Bandara Internasional

Menko Maritim, Luhut B. Pandjaitan mengatakan seperti orang Batak lainnya, ia tidak pernah bermimpi Danau Toba memiliki bandar udara berstandar intern

Menko Luhut: Orang Batak Tidak Pernah Menyangka Punya Bandara Internasional
ISTIMEWA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menko Maritim, Luhut B. Pandjaitan mengatakan seperti orang Batak lainnya, ia tidak pernah bermimpi Danau Toba memiliki bandar udara berstandar internasional.

"Sebagaimana orang Batak lainnya saya sangat senang Presiden Joko Widodo akhirnya meresmikan Bandara Internasional Silangit. Semoga kehadirannya bisa meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kehidupan masyarakat sekitar, khususnya dan masyarakat Sumatera Utara, umumnya," ujar Menko Luhut saat mendampingi Presiden meresmikan Bandara Silangit, Jumat (24/11/2017).

Dengan adanya Bandara ini Menko Maritim minta masyarakat juga menyiapkan diri dan memanfaatkan kemajuan ini agar hasil yang didapat bisa maksimal, misalnya dengan menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan kualitas SDM, menyiapkan diri untuk menerima alih teknologi, karena Danau Toba akan kedatangan investor-investor dari dalam dan luar negeri.

Baca: Diduga Ayahnya Sudah Nikahi Jennifer Dunn, Putri Faisal Harris: We are One, with or without You

"Kita tingkatkan kualitas sektor pariwisata karena ini akan membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat. Target wisatawan mancanegara ke Danau Toba tahun 2019 adalah sebanyak 1 juta orang, saya optimis kita bisa memenuhi target ini walau perlu kerja keras," ujar Menko Luhut.

Menurutnya hal ini adalah bagian dari kerja pemerintah untuk merealisasikan target kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 20 juta orang pada 2019. Danau Toba ditetapkan menjadi 10 destinasi wisata unggulan tahun 2017.

Ia mengatakan studi tentang penataan lingkungan dan kebersihan Danau Toba yang sedang dilakukan oleh Bank Dunia akan selesai dalam waktu dekat, hasil studi tersebut akan digunakan untuk menjadi acuan penataan Danau Toba.
"Kita bisa pakai hasil studi itu untuk menata keramba yang ada disana, juga menata pembuangan limbah, dan penataan lingkungannya. Satu yang terpenting adalah masyarakat harus menjaga kebersihan," jelas Menko Luhut.

Bandara Silangit awalnya adalah Bandara Perintis yang mulai dibangun kembali pada 1995, landasan pacu bandara ini diperpanjang menjadi 900 m pada 2005, kemudian diperpanjang hingga mencapai 2.400 m. Saat ini landasan pacu sudah diperpanjang menjadi 2.650 meter dengan lebar 45 meter.

Baca: Erupsi Gunung Agung, Netizen kaget Lihat Penampakan Raksasa

Dalam sambutan peresmiannya Presiden meminta Silangit bisa dikembangkan lagi menjadi 3.000 meter agar pesawat berbadan lebar bisa masuk.

"Saya minta landasannya diperpanjang dari 3.000 meter persegi menjadi 10 ribu meter. Targetnya paling lambat 2020, tetapi bisa maju tahun 2018 atau 2019," kata Presiden.

Halaman
12
Editor: Samuel Febrianto
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help