Tribunners / Citizen Journalism

Tahun Baru 2017

LPAI: Siaga Satu di Malam Tahun Baru

Data-data global semestinya membuat orang tua berpikir ulang sebelum mengizinkan anak-anak keluyuran menyambut tahun baru.

LPAI: Siaga Satu di Malam Tahun Baru
TRIBUN/SANOVRA JR
Pertunjukan kembang api pada malam pergantian tahun di Anjungan pantai Losari, Makassar, Jumat (1/1/2016). Pemerintah Kota Makassar menggelar puncak perayaan malam Tahun Baru 2016 berpusat di Pantai Losari. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

KADUNG ada anggapan bahwa pada malam tahun baru anak-anak seolah mendapat kemudahan untuk 'sibuk' di luar rumah.

Data-data global semestinya membuat orang tua berpikir ulang sebelum mengizinkan anak-anak keluyuran menyambut tahun baru.

Ambil misal:

Konsumsi minuman keras merupakan tradisi yang lazim dilakukan banyak orang.

Terlebih pada malam tahun baru, takaran konsumsi minuman beralkohol dan jenis lainnya melonjak seketika.

Pada suasana tahun baru yang identik dengan pesta semalam suntuk, anak-anak pun seakan menemukan momentum untuk mulai menjajal benda terlarang itu.

Baca: Menanti Langkah Prabowo Subianto Menuju Pilpres 2019

Andai tidak minum minuman keras, agar tahan begadang, anak-anak bisa saja mengonsumsi minuman-minuman energi.

Padahal, walau tidak mengandung alkohol, minuman semacam itu tetap bisa berakibat buruk bagi kesehatan, misalnya karena overdosis kafein.

Studi juga menemukan, konsumsi minuman energi di usia belia meningkatkan potensi anak muda kelak menjadi peminum minuman keras.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help