Tribunners / Citizen Journalism

Kesimpang-siuran Anggaran Pelatnas Asian Games 2018

Berita Yang terkait dengan Ajang Pesta Keolahragaan Asian Games XVIII 2018 memang tidak pernah sepi

Kesimpang-siuran Anggaran Pelatnas Asian Games 2018
ist
Bambang Sujiono

Oleh: Bambang Sujiono

Berita Yang terkait dengan Ajang Pesta Keolahragaan Asian Games XVIII/2018 memang tidak pernah sepi, selalu ramai dan cenderung menjadi Hiruk-pikuk dan bahkan seperti bersaing dengan pemberitaan perkara Korupsi E-KTP yang melibatkan orang "sakti" Setya Novanto.

Sejak Indonesia mengambil alih dari Vietnam sebagai Tuan Rumah Asian Games XVIII 2018, berita hangat tidak pernah pernah surut.

Kenapa? Indonesia adalah satu-satunya negara di dunia yang berani mengambil alih sebagai Tuan Rumah penyelenggara yang sisa waktunya hanya dua tahun.

Sementara kalau normalnya untuk menjadi tuan rumah Asian Games adalah ditentukan pada 2 kali waktu sebelum penyelenggaraan (2x4= 8 tahun).

Dengan demikian, negara yang memenangkan Bidding (tawar-menawar) memiliki banyak waktu dalam melakukan berbagai persiapan.

Lantas apa yang terjadi dengan Indonesia yang hanya memiliki waktu kurang lebih dua tahun?

Semua menjadi panik karena tidak ada persiapan baik untuk berbagai sarana dan prasarananya.

Negara sepertinya mengais sana- sini untuk menyediakan dananya, bentur sana-sini untuk menyiapkan sarana dan prasarananya, langgar sana-sini aturannya untuk mempercepat pelaksanaan pencairan dananya, tunjuk sana-sini siapa yang akan melaksanakan pembangunan/pembelian dan lain-lain.

Semoga saja setelah selesai Asian Games tidak ada lagi "korban" seperti kasus dana sosialisasi di enam kota (Carnaval Road to Asian Games 2018).

Halaman
12
Editor: Toni Bramantoro
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help