Tribunners / Citizen Journalism

LSI Denny JA: Pembaca Sastra Indonesia Hanya 6,2 Persen

Pembaca sastra cenderung lebih bisa berempati kepada publik luas. Pembaca sastra juga lebih cenderung berderma.

LSI Denny JA: Pembaca Sastra Indonesia Hanya 6,2 Persen
Istimewa
Denny JA 

TRIBUNNERS - Pembaca sastra cenderung lebih bisa berempati kepada publik luas. Pembaca sastra juga lebih cenderung berderma.

Data menunjukkan, mereka yang membaca sastra cenderung lebih ingin terlibat dalam kegiatan sosial dibanding yang tak membaca sastra (65,7 persen versus 48,5 persen).

Baca: Kekasihnya Sedang Berduka, Chelsea Islan Lakukan Hal Romantis Ini, Netter Sampai Baper

Mereka yang membaca sastra lebih cenderung ingin berderma untuk lingkungannya (86.5 persen versus 67.7 persen).

Kurikulum sekolah sebaiknya lebih banyak mendorong siswa membaca sastra. Anak anak diajak membaca sastra sejak usia dini.

Tapi sayangnya, jumlah pembaca sastra di seluruh Indonesia hanya 6,2 persen saja.

Demikian kesimpulan survei mutakhir LSI Denny JA, Desember 2017.

Survei dilakukan untuk 1200 responden.

Populasi adalah publik dewasa (di atas 17 tahun), yang dipilih berdasarkan metode multi stage random sampling.

Eksplorasi responden melalui wawancara tatap muka. Survei dikerjakan di seluruh wilayah, 34 provinsi, dari Aceh hingga Papua, dari Sabang hingga Marauke. Margin of error riset sebesar plus minus 2,8 persen.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help