Tribunners / Citizen Journalism

Ujian Semester Berbasis Android di Pedalaman Provinsi Gorontalo

Era digitalisasi saat ini, membawa angin segar bagi kemajuan pendidikan Indonesia, terutama di daerah yang sulit terjangkau.

Ujian Semester Berbasis Android di Pedalaman Provinsi Gorontalo
Istimewa
Pada tanggal 13 Desember 2018, SMP Negeri 12 Wonosari untuk pertama kalinya di Indonesia melakukan Ujian Semester Berbasis Andoid (USBA). 

TRIBUNNERS - Berada di daerah pedalaman, bukan lagi halangan untuk tertinggal dari kemajuan teknologi.

Era digitalisasi saat ini, membawa angin segar bagi kemajuan pendidikan Indonesia, terutama di daerah yang sulit terjangkau.

Pemanfaatan teknologi, seperti internet dan smartphone sudah mulai merambah ke daerah terpencil yang jauh dari perkotaan. Hal itu dapat dibuktikan dengan terselenggaranya Ujian Semester Berbasis Andoid (USBA) di SMP Negeri 12 Wonosari, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.

Pada tanggal 13 Desember 2018, SMP Negeri 12 Wonosari untuk pertama kalinya di Indonesia melakukan Ujian Semester Berbasis Andoid (USBA).

Baca: Sandiaga Uno Peluk Petani di Sukoharjo yang Bawa Uang Sumbangan Kampanye dari Jual Beras

Kegiatan tersebut dilakukan dengan cara mewajibkan siswa untuk membawa smartphone berbasis andoid yang disambungkan dengan koneksi server. 

"Begitu perangkat terkoneksi, maka akan  terhubung dengan server pengawas, sehingga jika ada siswa yang keluar dari aplikasi server sebelum merampungkan ujian, akan terdeteksi langsung,” ujar Ahman, Kepala Sekolah SMP N 12 Wonosari.

SMP N 12 Wonosari berada di lokasi yang jauh terpencil bahkan nyaris terisolir. Melalui terobosan pelaksanaan USBA, menunjukkan terpencil bukan halangan untuk tidak memanfaatkan kemajuan teknologi.

USBA sendiri masih asing dilakukan di daerah perkotaan, tetapi pelaksanaannya pertama kali dilakukan di daerah terpencil. Ujian Semester Berbasis Andoid (USBA) tidak jauh berbeda dengan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Kesamaan dari kedua pelaksanaan ujian tersebut adalah dapat memperlihatkan hasil ujian secara langsung. UNBK pernah dilakusanakan di SMP N 12 Wonosari, namun dengan peminjaman perangkat komputer.

USBA menjadi jalan terbaik, karena tidak mengharuskan sekolah meminjam perangkat. Para siswa dapat menikmati kemajuan teknologi dengan cara yang lebih praktis hanya dengan menggunakan smartphone andoid milik masing-masing.

Kesuksesan pelaksanaan USBA ini, terwujud atas bantuan perangkat server dari Telkom Indonesia. USBA menggunakan jaringan internet melalui media satelit (VSAT IP) MangoeSky.

“Jaringan internet yang difasilitasi MangoeSky dapat menjadi jalan keluar terbaik untuk sekolah, UMKM, maupun masyarakat yang ingin tetap mendapatkan internet didaerah rural dan terpencil” ujar Hari Usmayadi selaku VP Segment 2 Telkomsat.

Pihak SMP N 12 Wonosari mengaku puas dengan jaringan internet MangoeSky yang sudah memfasilitasi pelaksanaan ujian. Para siswa juga turut gembira atas pemanfaaatan teknologi yang bisa mereka rasakan sekalipun berada di daerah terpencil.

Editor: Malvyandie Haryadi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved