Tribunners / Citizen Journalism

Amsal Brutus dan Mundurnya Edy Rahmayadi

Apakah Brutus tersebut adalah Jokdri, Iwan Budianto, atau Gusti Randa, atau ketiga-tiganya? Kita tidak tahu pasti.

Amsal Brutus dan Mundurnya Edy Rahmayadi
TRIBUN BALI/Zaenal Nul Arifin
Suasana Kongres PSSI 2019 Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi menyerahkan organisasi sepak bola Indonesia kepada Wakil Ketua Umum PSSI Djoko Driyono setelah menyatakan pengunduran diri dalam pembukaan Kongres di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2019). Djoko Driyono resmi menjabat Ketua Umum PSSI. (TRIBUN BALI/Zaenal Nul Arifin) 

Oleh: Karyudi Sutajah Putra

TRIBUNNEWS.COM - Dalam pidato pengunduran diri Edy Rahmayadi dari jabatan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tersirat ada orang dalam PSSI yang mengkhianati mantan Pangkostrad yang kini Gubernur Sumatera Utara itu.

Dugaan pengkhianatan itu terkonfirmasi dalam program “Mata Najwa”, Rabu (23/1/2019) malam, yang mengungkap adanya pertemuan terselubung para anggota Komite Eksekutif PSSI dengan para pemilik suara atau voters di sebuah hotel di Jakarta, satu-dua hari menjelang Kongres PSSI di Bali, Ahad (20/1/2019), untuk menggalang mosi tidak percaya kepada Edy. Pertemuan itu diduga diwarnai money politics (politik uang) Rp 4 juta plus 1.000 dolar Singapura untuk setiap voter.

Mungkin tak mau dipermalukan dengan mosi tidak percaya, yang drafnya sempat beredar di kalangan media, itu Edy pun memilih undur diri.

Baca: Menyamar Jadi Orang Gila Lagi, Baim Wong Sampai Tak Dibukakan Pintu Seusai Dikasih Duit Ayahnya

Peristiwa tersebut mengingatkan kita akan kisah Markus Yunius Brutus (85–42 SM) yang tega membunuh Kaisar Romawi, Julius Caesar (100-44 SM), pada 15 Maret 44 SM.

Baca: Ketua Umum PSSI Selanjutnya Diharap Seperti Sosok Edy Rahmayadi

Padahal, Caesar pernah mengampuni kesalahan Brutus, lalu mengangkatnya menjadi gubernur dan kemudian senator serta menjadikan dia sebagai orang kepercayaannya.

Terinspirasikah Brutus oleh ungkapan Plautus dalam karyanya, “Asinaria” (195 SM), “homo homini lupus”, manusia adalah serigala bagi sesamanya, yang kemudian dikutip Thomas Hobbes dalam karyanya, “De Cive” (1651)?

Kita tidak tahu pasti. Yang jelas, bila kita cermati pidato Edy Rahmayadi, dan bila apa yang terungkap di “Mata Najwa” itu benar, maka adanya orang dalam PSSI yang diduga mengkhianati Edy tak terelakkan lagi. Lalu, siapakah orang dalam PSSI yang menjelma menjadi Brutus itu?

Disebutkan, Iwan Budianto, Gusti Randa, dan Joko Driyono yang oleh Edy didaulat menggantikan dirinya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, hadir dalam pertemuan tertutup dengan para voters malam itu.

Jokdri, panggilan akrab Joko Driyono, sebelumnya adalah Wakil Ketua Umum I PSSI, sedangkan Iwan Budianto sebelumnya adalah Kepala Staf Ketua Umum PSSI, namun kemudian posisinya dikembalikan sebagai Wakil Ketua Umum PSSI oleh Jokdri, sementara Gusti Randa adalah anggota Komite Eksekutif PSSI.

Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved