Selasa, 19 Mei 2026
ABC World

Tonka Si Wombat Ramah Mati

Hewan wombat bernama Tonka, yang menjadi pusat perhatian media internasional setelah didiagnosa mengidap depresi akibat Badai Yasi…

Tayang:

Hewan wombat bernama Tonka, yang menjadi pusat perhatian media internasional setelah didiagnosa mengidap depresi akibat Badai Yasi melanda Queensland Utara tahun 2011 lalu mati.


Wombat lucu berhidung bulat bernama Tonka ini mati di Taman Suaka Billabong dekat Townsville pekan ini, setelah didiagnosa menderita kerusakan ginjal yang tidak dapat dipulihkan beberapa pekan lalu.

Tonka menderita depresi dan menolak makan setelah Badai Yasi memaksa taman ini tutup selama 10 pekan pada tahun 2011.

Dokter hewan mengatakan tidak mampu menemukan penyebab fisik dari kondisi depresi yang dialami Tonka namun wombat ini sembuh kembali setelah para pengunjung dibolehkan mengunjungi taman suaka Billabong.

Pemilik taman suaka ini, Bob Flemming mengatakan mereka terharu dengan ucapan belasungkawan atas kematian Tonka yang datang dari seluruh dunia.

"Orang mengirimkan foto-foto pengalaman mereka dengan Tonka, anak mereka menggendong Tonka selama bertahun-tahun,” katanya.

"Dia sangat menyukai orang, Dia gelisah jika tidak digendong,” tambahnya.

Katie Beadle mengingat sifat tenang dan ramah Tonka di posnya pada halaman Facebook Taman Suaka Billabong.

"Kami suka dengan Taman Suaka Billabong dan Kami senang bisa memegang Tonka setiap kali berkunjung, dan benar sekali dia merasa sangat bahagia ketika dikelilingi orang-orang dan membuat keributan," tulisnya.

Wombat bernama Tonka
Petugas Taman Suaka Billabong mengatakan wombats umumnya bukan hewan sosial, tapi Tonka merupakan pengecualian dia sangat senang berada di dekat orang.

ABC: Nathalie Fernbach


Pada halaman Facebook Taman Billabong, Trudi O\'Donnell juga menulis pesan orangtuanya jatuh cinta dengan wombat ini ketika mereka datang dari Irlandia berkunjung ke taman suaka ini.

"Dia pipis di sepatu ibuku, itu momen yang lucu! Kami turut berduka cita, Billabong tidak akan menjadi tempat yang sama tanpa dia," tulisnya.

Flemming mengatakan wombat biasanya bukan mahluk sosial, tapi Tonka adalah pengecualian.

“Dia dikirim ke suaka Kami pada usia yang amat muda - Ia dibesarkan oleh staf yang biasanya akan membawanya pulang pada malam hari dan duduk menonton TV," katanya.

Menurut Flemming stafnya harus membuat keputusan sulit untuk me-euthanasia Tonka yang berusia 7 tahun ketika mengalami gagal ginjal.

"Ini suatu kondisi yang diderita wombat yang hidup di penangkaran," katanya.

"Kami sudah memantau kondisi kerusakan ginjalnya selama beberapa waktu dan ketika dia diobati.”

"Namun sampai pada tahap di mana kualitas hidupnya memburuk jadi Kami harus membuat keputusan untuknya.

"Usia Tonka masih terbilang cukup muda, karena hewan yang masih keluarga dekat wombat adalah koala dan mereka dapat hidup sampai 14 tahun di penangkaran."

Tugu kenangan Tonka akan didirikan di Taman Suaka Billabong, namun petugas setempat belum memutuskan apakah akan mengkremasi Tonka atau menguburkannya.


Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.

Diterjemahkan: 21:00, 20/06/2016 oleh Iffah Nur Arifah

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved