Minggu, 7 Juni 2026
ABC World

Gunakan Mobil Dinas Bawa Anjing, Pejabat di Australia Minta Maaf

Seorang menteri negara bagian Victoria (Australia) Steve Herbert, meminta maaf secara terbuka karena menggunakan mobil dinas untuk…

Tayang:

Seorang menteri negara bagian Victoria (Australia) Steve Herbert, meminta maaf secara terbuka karena menggunakan mobil dinas untuk membawa anjing miliknya. Pihak oposisi bahkan mendesak agar Menteri Urusan Penjara ini dipecat.

Herbert menggunakan mobilnya untuk membawa dua ekor anjing dari rumahnya di Kota Melbourne ke rumah keduanya di Kota Trentham, yang jaraknya terpisah lebih dari 100 kilometer.

Di luar gedung Parlemen Victoria di Melbourne hari Kamis (27/10/2016) Herbert mengakui bahwa dia telah melakukan kesalahan.

"Saya membuat kesalahan karena mencoba memastikan kenyamana anjing saya, ini disebabkan oleh masalah terkait dengan jadwal kerja," katanya.

"Ini kesalahan yang saya akui dan tidak akan terjadi lagi. Saya meminta maaf karenanya," ujarnya.

Herbert mengatakan beban kerjanya meningkat setelah dia diangkat untuk mengurusi masalah penjara (Corrections), yang kemudian \'mengganggu\' kehidupan pribadinya.

"Menjadi menteri senior adalah pekerjaan sulit. Ini pekerjaan yang sulit, dan kadang kita bisa membuat kesalahan. Ini adalah salah satu di antaranya," katanya.

Oposisi Desak Herbert Dipecat

Pemimpin Oposisi di Victoria Matthew Guy dari Partai Liberal mendesak Menteri Utama (Premier) Daniel Andrews untuk memecat Herbert.

"Menteri yang bersangkutan sudah mengakui bahwa dia gunakan kendaraan yang dibiayai pembayar pajak, secara tidak wajar," kata Guy. "Daniel Andrews harus memecatnya."

"Saya kira warga Melbourne yang mengalami kemacetan di jalan dan berada dalam transportasi publik yang penuh sesak akan marah mendengar seorang menteri menggunakan limusin untuk membawa anjingnya," tutur Guy.

Menanggapi hal itu Daniel Andrews mengatakan dia belum berbicara langsung dengan Herbert, namun menteri tersebut tidak dipecat.

"Dia dengan jelas mengatakan dia berbuat salah, dan sudah meminta maaf," kata Premier Andrews kepada Radio 774 ABC Melbourne.

"Dia sudah mengatakan ini tidak akan terjadi lagi," katanya.

"Tindakannya memang tidak masuk akal. Ini bukan tindakan seharusnya dan ini tidak akan terjadi lagi," kata Andrews.

Diterjemahkan pukul 11:15 AEST 27/10/2016 oleh Sastra Wijaya. Simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved