ABC World

Koala Jadi Korban Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas di Australia

Koala di negara bagian Queensland, Australia menjadi korban gelombang panas dan kebakaran hutan baru-baru ini. Penyelamat satwa liar…

"The Clarke-Connors Rangers, daerah Eungella, sangat terpengaruh oleh kebakaran dan sudah lama jadi tempat perlindungan bagi koala di Queensland untuk waktu yang lama."

"Kami khawatir akan ada dampak jangka panjang terhadap kelangsungan hidup populasi koala di Queensland, tergantung seberapa buruk hewan-hewan dan habitat terkena dampaknya."

Dr Melzer mengatakan koala telah beradaptasi dengan panas yang ekstrem, sehingga populasinya dapat bertahan hidup di daerah dimana terdapat air yang cukup dan habitat.

Namun, ia mengatakan kelangsungan hidup koala individu tergantung pada bagaimana keadaannya saat itu.

"Salah satu ancaman terbesar bagi koala adalah gelombang panas," katanya.

"Ketika kita memiliki kondisi yang sangat panas dan kering, koala harus mencoba dan menghindari panas. Kedua, mereka perlu mendapatkan air sebanyak mungkin tetapi kemudian air dari dedaunan berkurang karena angin kering yang panas."

Dr Melzer mengatakan dalam kondisi seperti itu koala akan mencoba mencari perlindungan di bawah pohon, sungai atau di cekungan pohon.

"Tak bisa dihindari begitu suhu mencapai titik tertentu, koala akan menjadi sangat kepanasan, dan jika itu terjadi, mereka akan cepat mati," katanya.

"Diperburuk dengan api - bahkan jika koala selamat dari api, pepohonan hangus, maka mereka tidak akan memiliki akses ke makanan atau air, jadi mereka akan menderita."

Kemungkinan sulit pulih

Halaman
123
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved