ABC World

Ponsel Huawei Diputus Google, Layanan Aplikasi Apa yang Akan Hilang?

Sejumlah pengguna ponsel keluaran Huawei tidak tahu apa yang akan terjadi pada perangkat mereka, setelah Google memutuskan menghentikan…

Di saat yang bersamaan, Android, sistem operasi seluler yang dikembangkan oleh Google, menerbitkan pernyataan yang hampir sejenis, yang intinya mengatakan mereka mengikuti aturan Pemerintah AS. Pihak Android juga menyatakan hanya Google Play dan Google Play Protect yang masih akan terus berfungsi pada perangkat Huawei yang sudah ada saat ini.

Dengan hanya merujuk pada fungsionalitas Google Play, pada prinsipnya berarti pengguna saat ini harusnya masih tetap dapat menggunakan, mengunduh, dan memperbarui aplikasi Google.

Tetapi masih belum jelas apa dampaknya bagi perangkat di masa depan, atau tipe gadget terbaru nantinya.

Tak diketahui pula bagaimana pembaruan sistem ke Android Q - yang menjadi generasi selanjutnya dari sistem operasi Goole akan terkena dampaknya.

Menurut Alex Kidman, editor teknologi di situs Finder.com.au, larangan pembaruan sistem operasi ini dapat membuat Huawei beralih ke versi lain sistem operasi Android.

Versi ini dikenal sebagai Android Open Source Project (AOSP), yang mana akses ke aplikasi dan layanan Google terbatas.

"Saluran Android versi open source ini biasanya jauh lebih lambat, dan Google tentu saja tidak mengizinkan pemberian Android Q berikutnya [yang akan dirilis akhir] tahun ini langsung ke Huawei," kata Alex.

"Interpretasi saya adalah jika larangan berlanjut sampai ke situ, Google tidak akan diperbolehkan untuk menyediakan perangkat lunak ke ponsel Huawei yang sudah ada."

Artikel ini telah disadur dari laporan aslinya yang diterbitkan dalam bahasa Inggris dan bisa dibaca disini.

Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved