Breaking News:
ABC World

Influencer Mesir Dipenjara Dua Tahun Dengan Tuduhan 'Tidak Bermoral'

Pengadilan di Mesir menjatuhkan hukuman penjara masing-masing dua tahun bagi dua media sosial influencer dan tiga perempuan lainya,…

Pengadilan di Mesir menjatuhkan hukuman penjara masing-masing dua tahun bagi dua media sosial influencer dan tiga perempuan lainya, setelah dinyatakan bersalah mempromosikan "tindakan tidak bermoral" dan perdagangan manusia.

Media Sosial Dituduh Mendukung Perdagangan Manusia

  • Di Instagramnya, Haneen Hossam menjelaskan bagaimana perempuan bisa membuat unggahan untuk mendapat uang
  • Mawada Al-Adham dituduh memuat foto dan video yang tidak senonoh
  • Anggota parlemen Mesir mendesak pemerintah melarang aplikasi TikTok

Semua perempuan juga dikenai denda sebesar 300 ribu pound Mesir (sekitar Rp 260 juta), karena kepemilikan akun Tiktok yang dianggap melanggar tatanan nilai di Mesir.

Menurut pengadilan, akun-akun media sosial tersebut mendorong perempuan lain untuk mencari uang dari internet dengan mengumpulkan pengikut sebanyak mungkin.

Haneen Hossam, 20 tahun, seorang mahasiswi Cairo University dituduh mendorong para perempuan muda bertemu pria lewat aplikasi video dan membina persahabatan dengan mereka.

Haneen dituduh mendapat keuntungan material tergantung dari jumlah mereka yang menonton aplikasi tersebut.

Mawada al-Adham, seorang influencer lainnya dengan sedikitnya 2 juta pengikut, juga dituduh memasang foto-foto dan video tidak senonoh di media sosial.

Menurut jaksa penuntut, tiga perempuan lain dikenai tuduhan membantu Hossam dan Al-Adham mengelola akun media sosial mereka.

Pengacara Al-Adham Ahmed el-Bahkeri telah membuat konfirmasi soal hukuman yang telah diputuskan hari Senin waktu setempat di Mesir. Ia mengatakan mereka akan mengajukan banding atas keputusan pengadilan.

Perjuangan mengenai hak perempuan terjadi juga di media sosial

Beberapa perempuan di Mesir sebelumnya sudah dituduh menganjurkan tindakan yang dianggap menentang nilai-nilai konservatif di negeri tersebut.

Kini perjuangan beralih ke internet dengan penggunaan media sosial di kalangan anak-anak muda Mesir meningkat tajam.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved