Afun : Dari Penjaga Toko Menjadi Pemilik Toko Fashion

Rabu, 28 Mei 2014 00:20 WIB
BCA
Afun : Dari Penjaga Toko Menjadi Pemilik Toko Fashion 

Sosok wanita yang tekun dan ulet jelas tergambar pada diri Afun, pemilik toko Siska Fashion di Pasar Pagi Mangga Dua.  Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit. Afun paham benar dalam merintis bisnis membutuhkan waktu serta kegigihan. Berawal dari seorang penjaga toko, Afun kini telah memiliki 2 toko di Pusat Grosir Pasar Pagi Mangga Dua.

Kedua tokonya yang diberi nama Siska Fashion memasok pakaian jadi wanita ke berbagai daerah di Indonesia. Hampir tiap hari Afun melakukan pengiriman pakaian jadi miliknya ke Semarang, Bali, Medan, Jogja, Solo, dan lain-lain.

Bersama sang suami, setelah menikah pada tahun 1987, perempuan kelahiran Singkawang ini merintis usaha konveksi serta penjualan pakaian jadi wanita. "Pada tahun 1983, saya berangkat ke Jakarta tanpa modal, lalu saya bekerja sebagai penjaga toko di Pasar Pagi Mangga Dua. Tapi saya bertekad harus jadi orang di sini. Tidak jaga toko terus. Saya harus bisa berusaha dan maju," kisahnya. 

Afun menikah dengan Siauw Nyian Fui yang juga berasal dari Singkawang.Segera setelah menikah dan  mengandung anak pertama, mereka memutuskan untuk membangun usaha sendiri.

Berbekal pengalaman di bisnis pakaian jadi, keduanya memutuskan untuk membuka usaha konveksi. Tetapi saat itu mereka hanya menerima pesanan kecil-kecilan. Sampai akhirnya pada tahun 2001, Afun dan suami membuka toko di Mangga Dua dengan nama Siska Fashion, mengambil nama putri pertamanya. "Waktu itu masih ambil barang dari orang lain. Tokonya masih kecil-kecilan karena belum punya pelanggan. Orang belum percaya barang kita murah tapi bagus," ujar ibu tiga orang anak tersebut.

Keuntungan yang minim dari menjual pakaian jadi membuat keduanya harus memutar otak untuk mengembangkan usaha. Akhirnya pada tahun 2003, Afun memutuskan untuk memproduksi sendiri baju atasan dan celana dengan merek Philjeans yang menyasar segmen remaja perempuan.

Harga yang terjangkau dan kualitas serta mode yang mengikuti tren membuat brand yang diproduksi pasangan suami istri tersebut mulai dikenal. Dan pelanggan pun mulai berdatangan hingga mereka sukses menjadi supplier dengan puluhan reseller tetap di berbagai kota. Selain menjual secara offline di toko, Afun juga menjajal penjualan secara online melalui grup di perangkat ponsel pintar. Putra-putrinya pun membantu memasarkan secara online dengan jaringan media sosial yang mereka miliki.

Produksi Siska Fashion hampir selalu ludes terjual karena dibandrol dengan harga yang terjangkau yaitu Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu per helainya. Modelnya pun selalu mengikuti tren terkini. Tidak jarang Afun dan putrinya keluar negeri untuk berburu model terbaru yang sedang digandrungi remaja saat itu.

Kerja keras dan kegigihan Afun berbuah manis. Dari hanya satu toko, kini dia mampu membuka toko lainnya di Mangga Dua. "Dalam berusaha, kita harus bisa pegang kepercayaan pelanggan. Jangan sampai mengecewakan, juga harus jujur dan banyak berdoa," ungkap perempuan berusia 51 tahun ini saat ditanya rahasia kesuksesan dalam berbisnis.

Afun mengakui, perbankan turut membesarkan usahanya. Dan dalam menjalankan usahanya, Afun memilih bermitra dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan menggunakan fasilitas dari bank ini diantaranya KlikBCA Bisnis, Giro BCA serta mesin EDC BCA untuk memperlancar operasional bisnisnya. "Pakai mesin EDC BCA jadi lebih banyak yang belanja, karena sekarang jarang yang bawa uang tunai," tambahnya.

Transaksi juga jadi lebih cepat dan mudah dengan fasilitas KlikBCA Bisnis yang bisa digunakan kapan pun dan dimana pun. Yang jelas, Afun tidak mau pindah ke bank lain. Selain fasilitasnya yang mumpuni, pelayanan BCA juga dirasakannya memberikan kenyamanan.

Sambil mengembangkan usaha, Afun tidak melupakan tugasnya sebagai seorang ibu. Hari minggu menjadi hari yang khusus diluangkan untuk keluarga. Khusus untuk hari tersebut, toko dibuka setengah hari sehingga mereka bisa leluasa bercengkrama dan menghabiskan waktu bersama.

Afun selalu mengajar semua anaknya untuk belajar mandiri dan mencapai yang terbaik. Saat ini kedua anaknya sudah meraih gelar sarjana Akuntansi dan sarjana Ekonomi. Sedangkan anaknya yang kedua memilih mengikuti jejak Afun untuk berbisnis. "Pokoknya yang saya tekankan, anak-anak saya harus bisa lebih sukses daripada saya," harap Afun.

 BCA Senantiasa di Sisi Anda.

(BERITA BCA)  

© 2014 PT Bank Central Asia Tbk dan Tribunnews.com
Atas