Tolak Angin Diborong Konsumen China
Masuknya produk herbal asli Indonesia ke pasar China ternyata mendapat sambutan yang luar biasa dari konsumen yang ada di China.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Masuknya produk herbal asli Indonesia ke pasar China ternyata mendapat sambutan yang luar biasa dari konsumen yang ada di China.
Keseriusan dan tanggapan konsumen menurut Produk Manager Tolak Angin Rietna Widiati kepada Tribunnes.com, Minggu ( 30/7/2011) dapat terlihat saat Tolak Angin serta beberpa produk lainnya antara lain seperti produk kopi ginseng ikut serta dalam ajang Promosi Pariwisata , Perdagangan dan Investasi Indonesia di kota Nanjing pekan lalu.
Dalam ajang pamer Tourism , Trade and Invesment (TII) yang diselenggarakan pihak tiga perwakilan RI di RRC masing-masing pihak KBRI Beijing, KJRI Guangzho dan KJRI Hongong tanggal 22 Juli hingga 23 Juli 2011 , semula menurut Wiwid, pihakTolak Angin hanya akan memamerkan hasil produknya saja tidak untuk dijual.
Namun menurut Wiwid karena pengunjung yang datang ke stand Sidomuncul ingin juga membelinya, terpaksa kita menjualnya dengan harga sekitar 1,500 RMB per sasetnya. “ Dalam waktu setengah hari ribuan saset terjual dalam ajang pameran.” Ujar Wiwid.
Selain Tolak Angin menurut Wiwid, kopi jahe dan ginseng juga mendapat respon yang sama dalam ajang pamer, “ Jadi barang-barang untuk kegiatan paneran terpaksa dijual ke pengunjung.” Kilahnya.
Seperti diketahui saat ini pihakTolak Angin sudah merintis pasarnya ke China dengan menggandeng mitra lokal asal China