Breaking News:

Vanitelli Akan Investasi Pengolahan Sampah Rp 3,8 T

Perusahaan pengolahan sampah Vanittelli Nexus Environmental Solutions akan membangun pabrik

zoom-inlihat foto Vanitelli Akan Investasi Pengolahan Sampah Rp 3,8 T
(TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Edi Sumardi

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Perusahaan pengolahan sampah Vanittelli Nexus Environmental Solutions akan membangun pabrik pengolahan sampah di Makassar. Pabrik yang akan berdiri di atas lahan seluas enam hektare rencananya dibangun akhir tahun 2012. Nilai investasi  450 juta dolar AS atau Rp 3,8 triliun. Seluruh anggaran bersumber dari perusahaan tersebut.

Manajemen perusahaan yang berkantor di Singapura itu memaparkan rencana investasi di Balai Kota Makassar, Selasa (1/5/2012).

Manajemen Vanittelli diwakili perwakilan Indonesia Theresia Adi Wijaya, perwakilan kantor pusat Ivan Pereira de Araujo, dan ahli lingkungan hidup Francisco Cunha. Turut Hadir dalam pemaparan tersebut, yakni Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Muh Kasim, Kepala Bappeda Ibrahim Saleh, dan Kepala Dinas Sosial Burhanuddin.

"Vanattelli telah berpengalaman selama 20 tahun dan punya hak paten dalam mengelola sampah. Kami mengolah sampah tak bersisa. Semua jenis sampah diolah, caranya tak dibakar," ujar Theresia.

Pengolahan sampah melalui industri ini dikontrol menggunakan sistim komputerisasi. Penggunaan sistim ini menjadikan industri pengolahan sampah ramah lingkungan, aman, dan tak menimbulkan polusi suara.
Hasil pengolahan sampah dapat dijadikan briket, dan listrik. Volume sampah dihasilkan di Makassar setiap harinya seberat 500 ton atau setara 3.000 kubik dan dapat menghasilan 11 megawatt listrik.

Sampah yang bisa diolah tak hanya sampah dari wilayah Makassar, namun juga dari wilayah sekitar seperti Kabupaten Maros dan Kabupaten Gowa. Sampah di Makassar belum mampu diolah secara maksimal.

"Industri pengolahan sampah Vanittelli sudah teruji di Amerika dan Eropa. Jika rencana proyek ini direalisasikan, Makassar akan menjadi kota terhijau dan dipromosikan di dunia. Pada dasarnya, kami sajikan teknologi terbaik bagi dunia," kata Ivan.

Vanittelli telah mengoperasikan pabrik di Perancis, Denmark, Polandia, Amerika Serikat, dan Balanda. Pabrik terbesar dan termoderen berada di Philadelphia, Amerika Serikat. Vanittelli erencana menjadikan Makassar sebagai pilot project industri pengolahan sampah di Indonesia.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved