11 Pabrik Gula Jadi Wisata Heritage

Potensi aset berupa lahan dan bangunan ,mulai dikembangkan PT Perkebunan Nusantara

11 Pabrik Gula Jadi Wisata Heritage
Dokumentasi PTPN XIV
Ilustrasi pabrik gula

Laporan Wartawan Surya, Dyan Rekohadi

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Potensi aset berupa lahan dan bangunan, mulai dikembangkan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) sebagai sumber pendapatan baru. Kondisi inilah yang kini mulai dikembangkan PTPN X dengan memanfaatkan keberadaan pabrik gula yang memiliki potensi wisata sejarah (heritage).

PT Perkebunan Nusantara X mulai mengembangkan program wisata sejarah di 11 pabrik gula peninggalan Pemerintah Kolonial Belanda. Sebanyak 11 pabrik gula PTPN X yang tersebar di Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk Kediri, dan Tulungagung, sebagian besar kondisi bangunan dan mesin produksinya masih asli buatan tahun 1800 hingga 1900-an.

Bahkan, di sejumlah pabrik gula masih terdapat kereta api dengan tenaga mesin ketel uap yang difungsikan untuk mengangkut tebu.

Ke-11 pabrik gula yang punya daya tarik sejarah itu adalah Watoetoelis, Toelangan, Kremboong (ketiga di Sidoarjo), Gempolkrep (Mojokerto), Djombang Baru, Tjoekir (Jombang), Lestari (Nganjuk), Meritjan, Pesantren Baru, Ngadiredjo (Kediri) dan Modjopanggoong (Tulungagung).

Kepala Bidang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PTPN X, Wasis Pramono mengatakan sebagai persiapan untuk membuka wisata sejarah pihaknya sudah mencanangkan program kebersihan dan penghijauan di lingkungan pabrik gula sebagai aspek pendukung. “Mulai tahun lalu sudah disiapkan, kami juga melakukan pembenahan di seluruh pabrik,” ujar Wasis di sela acara "Touring Peduli Lingkungan" di Pabrik Gula Watoetoelis, Sidoarjo, Sabtu (16/6/2012).

Ia menyebut selama ini sudah banyak wisatawan asing yang mengunjungi pabrik gula, terutama dari Belanda. Mereka biasanya bernostalgia dan melihat peninggalan nenek moyang mereka yang masih tersisa.
"Kami belum mematok target, karena wisata sejarah ini program baru. Tapi, tidak menutup kemungkinan program ini menjadi salah satu sumber pendapatan bagi perusahaan untuk ke depannya," ujarnya.

Untuk mempromosikan program ini, lanjut Wasis, pihaknya mengajak seluruh karyawan PTPN X melakukan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk memanfaatkan media jejaring sosial.

Sementara itu, kegiatan "Touring Peduli Lingkungan" yang dilakukan Serikat Pekerja PTPN X diikuti sekitar 150 karyawan dengan kegiatan penanaman pohon di sekitar lingkungan pabrik gula dan penyerahan bantuan untuk masyarakat. Program penghijauan yang digelar sejak 2011, menargetkan penanaman sekitar 100 ribu berbagai jenis bibit tanaman.

Baca juga:

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved