Pertumbuhan Kredit BII Mencapai 20 Persen
PT Bank Internasional Indonesia Tbk membukukan pertumbuhan kredit sebesar Rp 80,9 triliun sepanjang 2012.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bank Internasional Indonesia Tbk membukukan pertumbuhan kredit sebesar Rp 80,9 triliun sepanjang 2012. Angka tersebut diketahui naik 20 persen dibandingkan realisasi kredit selama 2011 sebesar Rp 67,2 triliun.
Dato Khairussaleh Ramli, Presiden Direktur BII, mengatakan pertumbuhan tersebut ditopang oleh pengembangan bisnis perseroan, perluasan jaringan serta layanan e-banking yang dikembangkan BII.
"Peningkatan kinerja terutama didukung pertumbuhan yang kuat pada seluruh bisnis inti, simpanan, peningkatan keseluruhan kualitas aset juga entitas anak dan perbaikan keseluruhan operasional bank," ujarnya, Selasa (19/2/2013).
Keyakinan ini juga tumbuh karena reformasi organisasi yang akan dilakukan BII terkait dengan pengembangan perusahaan seperti membangun kualitas SDM, memperbanyak produk serta memperbanyak jaringan kantor cabang.
Sebagai catatan, hampir semua lini kredit perseroan mengalami peningkatan pada tahun lalu. Seperti halnya kredit korporasi tumbuh 24 persen menjadi Rp 21,6 triliun, komersial tumbuh 1 persen menjadi Rp 8 triliun dan konsumer tumbuh 11 persen menjadi Rp 27,8 triliun.
Sedangkan kredit Usaha Kecil Menengah (UKM) juga mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 41 persen dari Rp 16,4 triliun menjadi Rp 23,1 triliun.
Sepanjang 2012, BII telah membuka 64 kantor cabang baru, sebanyak 12 cabang masih dalam proses persetujuan BI dan 165 ATM baru.
Hingga akhir 2012, BII sudah memiliki 670 cabang, yang terdiri dari 419 cabang BII, 214 cabang WOM Finance, dan 41 cabang BII finance yang tersebar di 30 provinsi.