16 Titik Energi Listrik di Sumatera Barat, Hanya 4 yang Terpakai
Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengatakan, daerahnya memiliki sumber Energi Baru Terbarukan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengatakan, daerahnya memiliki sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) dari energi panas bumi (Geothermal) sebesar 1.685 megawatt (MW). Dari energi sebesar itu, terdapat 16 titik di kota-kota Sumatera Barat, hanya 4 yang baru dipakai untuk energi pembangkit listrik.
"Ini merupakan potensi terbesar yang harus dimanfaatkan. Namun sayangnya hingga kini energi terbarukan ini belum dimaksimalkan pemanfaatannya," ujar Irwan Prayitno, di kantor Ditjen EBTKE, Selasa (7/4/2013).
Irwan menjelaskan untuk kebutuhan listrik di Sumatera Barat hanya sebesar 400 MW. Dengan angka sebesar itu sudah memenuhi kebutuhan listrik untuk Sumbar.
Lebih lanjut lagi Irwan mengatakan dengan kelebihan energi panas bumi tersebut, pihaknya juga akan memenuhi kebutuhan lainnya yaitu untuk pengembangan infrastruktur pada industri-industri yang berada di Sumatera Barat. "Karena kita melihat perkembangan industri di Sumatera Barat telah mengalami perkembangan yang cukup besar," imbuhnya.
Irwan menambahkan, pihaknya juga ingin memberikan kontribusi pada propinsi lainnya yang sedang membutuhkan listrik, karena dari propinsi disekitar Sumatera Barat masih kekurangan kebutuhan listrik.
"Sebagai contoh di Medan yang kurang pasokan listrik, padahal transmisinya sudah ada, hanya kita berharap pada investor mau mengembangkan potensi listrik yang ada di Sumatera Barat serta juga dapat mengatasi kekurangan listrik yang ada pada propinsi lainnya," jelas Irwan.