Kamis, 22 Januari 2026

Rupiah Terpuruk

Pelemahan Rupiah Hanya Sementara

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerikat Serikat (AS), hanya bersifat sementara

Editor: Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerikat Serikat (AS), hanya bersifat sementara. Namun, Bank Indonesia (BI) tetap diharapkan melakukan tindakan agar rupiah tidak semakin tertekan.

Idhamshah Runizam, Presiden Direktur PT BNI Asset Management, mengatakan pelemahan rupiah hanya bersifat sementara dan BI juga harus yakin bahwa ini hanya sementara.

"Walau demikian, saya berharap pemerintah segera memperbaiki nilai ekspor dan impor karena hal ini dapat memperbaiki nilai tukar rupiah ke depan. Ekspor migas kita kan masih di bawah, kalau ini bisa diperbaiki oleh pemerintah, mudah-mudahan rupiah bisa kembali menguat," katanya, kemarin.

Kemungkinan tertekannya rupiah terhadap dollar AS karena adanya tekanan atas stimulus Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Resrve (The Fed) yang memicu melemahnya fundamental perekonomian Indonesia.

Rilis klaim pengangguran yang lebih baik dari estimasi dan stabilnya angka inflasi AS menguatkan investasi kepada mata uang dolar AS. Belum lagi dengan defisit neraca perdagangan yang terus melebar.

Nilai rupiah akan anjlok seiring dengan Tren penurunan yang terjadi pada cadangan devisa 92,7 miliar dollar AS pada Juli 2013 serta eskpektasi melebarnya defisit neraca berjalan RI 9 miliar dollar AS membuat pelaku pasar lebih memilih melepas mata uang rupiah.

Tags
Rupiah
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved