Jumat, 10 April 2026

Listrik di Jateng Padam, Pemerintah Salahkan Petir

Kementerian ESDM menjelaskan mati lampu yang terjadi di daerah Jawa Tengah pada September disebabkan oleh petir

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dirjen Kelistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jarman menjelaskan mati lampu yang terjadi di daerah Jawa Tengah pada September disebabkan oleh petir. Jarman menjelaskan petir membuat gangguan frekuensi jaringan listrik di Jawa Tengah.

Jarman menegaskan, pasokan listrik di Jawa Tengah sudah mencukupi kebutuhan yang ada saat ini. Hal yang menjadi masalah di Jawa Tengah adalah gangguan transmisi jika petir datang. "Pemadaman di Jawa bukan kurang pasokan karena jaringan, kalau ada petir," ujar Jarman, Selasa (19/11/2013).

Jarman menegaskan, jika pemadaman listrik karena petir, untuk bisa pulih kembali membutuhkan waktu yang singkat. Jarman menilai masalah petir bukan hal besar untuk dicarikan solusi.

"Seperti bandara mati kan kena petir cepat pulih, paling tidak pemadaman itu masalah pendek-pendek," ungkap Jarman.

Sebelumnya diberitakan PLN menjelaskan pemadaman listrik yang melanda 70 persen wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta karena beban konsumsi. Dari total konsumsi listrik 2.300 megawatt (MW), dan yang mengalami pemadaman listrik di Jawa mencapai 1.600 MW.

Proyek PLTU raksasa Batang di Jawa Tengah dengan kapasitas 2 x 1.000 megawatt (MW) sampai saat ini masih terlambat pembangunannya. Jika tidak selesai pada 2016, maka ancaman krisis listrik di Jawa makin nyata.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved