Harga Elpiji Naik

Hatta Rajasa: Kenaikan Elpiji tidak Tepat Waktunya

Hatta Rajasa menilai aksi Pertamina adalah sah-sah saja sebagai perusahaan BUMN. Namun Pertamina harus mendengar suara masyarakat

TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Hatta Rajasa 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keputusan PT Pertamina (persero) menaikkan harga elpiji 12 kilogram, tidak diterima masyarakat banyak.

Menteri Koordinator Perekonomian RI, Hatta Rajasa menilai aksi Pertamina adalah sah-sah saja sebagai perusahaan BUMN. Namun Pertamina harus mendengar suara masyarakat.

"Yang diputuskan Pertamina (menaikkan harga elpiji 12 kg) harus dengar suara masyarakat," ujar Hatta di Bandara Halim Perdana Kusuma, Minggu (5/1/2014).

Hatta pun menilai meski Pertamina punya hak khusus dalam menaikkan harga elpiji, hal ini tidak bisa diputuskan sendiri. Hatta berpendapat bahwa kenaikan elpiji 12 kilogram di awal tahun waktunya tidak tepat.

"Kenaikan ini tidak tepat waktunya," ungkap Hatta.

Mengenai koordinasi Pertamina dengan pemerintah, Hatta mengatakan perusahaan BUMN yang mengelola migas di dalam negeri sudah bekerja dengan baik. Hatta menilai Pertamina sudah memberitahukan terlebih dahulu kenaikan harga elpiji 12 kilogram.

"Surat dari Pertamina tanggal 30 Desember, tanggal 31 saya dengar dari Pertamina," papar Hatta.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved