Perdesaan Sehat Solusi Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal

Perdesaan Sehat adalah kegiatan percepatan pembangunan kualitas kesehatan berbasis perdesaan di daerah tertinggal

Perdesaan Sehat Solusi Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal
http://hanibalhamidi.files.wordpress.com/
Perdesaan Sehat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Salah satu program dan kebijakan yang digagas Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal melalui Peraturan Menteri PDT No. 1 tahun 2013 adalah Pembangunan Perdesaan Sehat.

Kebijakan ini sesuai dengan amanah Peraturan Presiden no 5 tahun 2010 tentang RPJMN 2010-2014 maupun mandat Undang-Undang No 39 tahun 2008 tentang Kementerian Negara untuk menetapkan kebijakan dalam kerangka penajaman fokus pembangunan daerah tertinggal, serta mengkoordinasikan pelaksanaannya oleh seluruh pihak terkait.

“Kebijakan Perdesaan Sehat merupakan pilihan pendekatan penajaman bagi upaya percepatan pembangunan kualitas kesehatan berbasis perdesaan di daerah tertinggal, ” kata Asisten Deputi Urusan Sumber Daya Kesehatan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, Hanibal Hamidi, dalam keterangan tertulis, akhir pekan lalu.

Perdesaan Sehat adalah kegiatan percepatan pembangunan kualitas kesehatan berbasis perdesaan di daerah tertinggal yang dijalankan dalam kerangka program percepatan pembangunan daerah tertinggal.

Visi perdesaan sehat adalah meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat daerah tertinggal yang setara dengan daerah lainnya dalam rangka mewujudkan percepatan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan pada tahun 2025.

Visi tersebut dijabarkan menjadi dua misi, yaitu percepatan peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan dasar berdasar struktur kependudukan di wilayah perdesaan, dan peningkatan keberdayaaan masyarakat melalui pelibatan aktif masyarakat perdesaan dalam memperkuat pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas.

Menurut dia, kebijakan pembangunan perdesaan sehat diarahkan pada penajaman pilihan prioritas intervensi pembangunan bagi penjaminan ketersediaan dan berfungsinya lima determinan faktor kualitas kesehatan yang disebut dengan lima pilar perdesaan sehat, yaitu dokter puskesmas bagi setiap puskesmas, bidan desa bagi setiap desa, air bersih dan sanitasi bagi setiap rumah tangga, serta gizi seimbang terutama bagi ibu hamil, menyusui, bayi dan balita di seluruh perdesaan di daerah tertinggal.

Sasaran prioritas lokasi perdesaan Sehat pada 158 Kabupaten Daerah Tertinggal yang memiliki nilai IPM kurang dari 72,2 (sasaran IPM Prioritas Nasional 10 pada tahun 2014) sekaligus memiliki nilai komposit Angka Harapan Hidup kurang dari 68,8 (sasaran AHH rata-rata Daerah Tertinggal pada tahun 2014) berdasarkan basis data Susenas tahun 2010.

Wilayah “perdesaan” dalam kebijakan pembangunan perdesaan sehat adalah seluruh desa dan antardesa dalam wilayah kerja satu puskesmas.

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved