Rotterdam Properti Siap Garap Pangsa Pasar Kondotel di Bali
Pulau Dewata, Bali masih sangat menarik diminati bagi pengembang properti baik asing maupun lokal
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pulau Dewata, Bali masih sangat menarik diminati bagi pengembang properti baik asing maupun lokal. Jadi tak heran jika pertumbuhan rumah penginapan dan hotel terus meningkat di Bali
Pengembang properti Rotterdam Properti salah satu pengembang kondotel yang siap bersaing di Tanjung Benoa. Dengan proyek yang bernama Benoa Bay Sand tersebut terdiri atas dua tower apartemen dan satu tower kondotel.
CEO Rotterdam Properti, Nathalia Sunaidi menjelaskan Apartemen di bangun kerja sama dengan kredit konstruksi dari BTN sebesar Rp300 miliar untuk proyek ini. Hingga saat ini total omzet Benoa Bay sand sudah mencapai Rp 1,2 triliun.
"Sejak dipasarkan sejak beberapa bulan yang lalu, apartemen Benoa Bay sand sudah terjual sekira 30 persen," ujar Nathalia dalam keterangannya, Jumat (28/11/2014).
Nathalia mengaku optimis bahwa sampai kuartal pertama tahun depan, Benoa Bay Sand sudah terserap 100 persen dari pangsa pasar. Pasalnya Nathalia percaya dengan keunggulan-keunggulan yang dimiliki kondotel, baik dari arsitek yang berpengalaman, hingga lokasi.
"Apartemen ini kita pasarkan dengan sertifikat hak milik. Jadi itu kekuatan kita," jelas Nathalia.
Proyek apartemen dua tower ini terdiri atas 700 unit, dan dikembangkan di atas lahan seluas 2,1 hektare (Ha). Apartemen ini dibanderol mulai dari Rp1 miliar-Rp2 miliar per unitnya. Untuk tahap ground breaking sendiri telah dilakukan pada November ini dan dijadwalkan rampung dalam tiga tahun ke depan.