Sabtu, 24 Januari 2026

Tekan Beban Bunga Utang, Garuda Berniat Refinancing

"Kalau ditanya mau refinancing, kita akan refinancing dengan bunga yang lebih rendah dan tenor yang lebih panjang," katanya di kantor Garuda.

Editor: Rendy Sadikin
Ist
Garuda Indonesia 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) saat ini sedang tengah mencari dana pinjaman untuk membayar sejumlah utang yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat.

Direktur Keuangan Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra mengatakan, perseroan akan melakukan refinancing (pembayaran kembali utang) dengan mencari bunga yang lebih rendah dari utang sebelumnya.

"Kalau ditanya mau refinancing, kita akan refinancing dengan bunga yang lebih rendah dan tenor yang lebih panjang," katanya di kantor Garuda, Jakarta, Senin (29/12/2014).

Menurutnya, utang yang akan direfinancing yaitu utang yang jatuh tempo pada kuartal I dan kuartal II 2015. Sementara, mengenai jumlah besaran pinjaman dan kepada pihak siapanya tidak disebutkan.

"Nanti, kita analisis meeting terlebih dahulu. Angkanya nanti," ucapnya.

Sebagai informasi, didalam laporan keuangan perseroan, GIAA memiliki utang jangka panjang per 30 September 2014 sebesar 578,1 juta dolar AS atau setara Rp6,93 triliun dari yang sebelumnya hanya sebesar 324,6 juta dolar As.

Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun mencapai 255,64 juta dolar AS, dan utang obligasi sebesar 162,7 juta dolar AS atau setara dengan Rp1,95 triliun.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved