Satu Bulan Lebih, OJK Terima 206 Pengaduan Masyarakat

Dari jumlah tersebut, pengaduan terbanyak berasal dari sektor perbankan.

Satu Bulan Lebih, OJK Terima 206 Pengaduan Masyarakat
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selama sebulan lebih, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerima 206 pengaduan masyarakat terkait industri keuangan. Dari jumlah tersebut, pengaduan terbanyak berasal dari sektor perbankan.

Untuk periode awal 2015 hingga 6 Februari 2015, OJK telah menerima layanan konsumen melalui telepon sebanyak 2.980 dengan rincian pengaduan sebanyak 206, informasi 641, dan pertanyaan sebanyak 2.133.

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Kusumaningtuti Sandrihamry Soetiono mengatakan, pengaduan paling banyak di sektor perbankan. Sebab, masyarakat saat ini mayoritas menjadi nasabah perbankan, dibandingkan industri keuangan lainnya yang masih kecil jumlah nasabahnya.

"Pengaduan perbankan itu kebanyakan terkait restrukturisasi kredit, lelang jaminan, dan alat pembayaran menggunakan kartu," kata Tituk sapaan akrab Kusumaningtuti di gedung OJK, Kamis (12/2/2015).

Sementara industri keuangan lainnya, seperti perasuransian banyak yang mengadu terkait klaim polis. Lembaga pembiayaan, banyak dikomplen persoalan resktrukturisasi kredit dan penarikan jaminan.

"Sedangkan untuk pasar modal, banyak pengaduan soal gagal bayar MTN (obligasi jangka menengah) dan kehilangan dana investasi," ucap Tituk.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved