PLN Baru Kumpulkan Rp 8 Triliun untuk Proyek 10 Ribu Megawatt

PLN membutuhkan setidaknya Rp 15 triliun untuk membangun pembangkit listrik 10 ribu megawatt dan transmisi

Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) membutuhkan setidaknya Rp 15 triliun untuk membangun pembangkit listrik 10 ribu megawatt dan transmisi. Namun demikian saat ini PLN baru sukses mengumpulkan Rp 8 triliun.

"Masih kurang banyak, ‎kita dapat sebagian dari laba yang ditahan dan PMN (red: Penyertaan Modal Negara), dan dari pinjaman," kata Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, di kantor Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, Jakarta Pusat, Selasa (24/2/2015).

Sofyan mengatakan, laba ditahan PLN juga baru mencapai Rp 2-3 triliun. Sedangkan PMN yang sudah dianggarkan pemerintah adalah sekitar Rp 5 triliun. Menurut Sofyan, dana PMN itu hingga kini belum diterima oleh PLN.

"Kita belum tahu kapan, belum ada info dari Kemenkeu (Kementerian Keuangan)," ujarnya.

Kekurangan sekitar Rp 7 triliun kata dia akan didapat dari biro kredit seperti Bank Dunia, Japan International Cooperation Agency (JICA) hingga Asean Development Bank (ADB). Selain itu untuk dalam negeri, PLN juga bekerjasama dengan BRI, Bank Mandiri dan BNI.

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved