Rakuten University Dukung UKM yang Sumbang 60 Persen PDB Indonesia
Pasar e-commerce Indonesia diproyeksikan melebihi 18 miliar dolar Amerika pada akhir 2015, namun kurang dari 1 persen UKM lokal memanfaatkan e-commerc
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rakuten Belanja Online, satu di antara pelaku utama dalam industri e-commerce di Indonesia, meluncurkan Rakuten University di Indonesia, Rabu (25/2/2015). Ini adalah pertama kalinya Rakuten University diluncurkan di Asia Tenggara secara resmi.
Pasar e-commerce Indonesia diproyeksikan melebihi 18 miliar dolar Amerika pada akhir 2015, namun kurang dari 1 persen UKM lokal memanfaatkan e-commerce untuk mengembangkan bisnis mereka.
Diluncurkannya Rakuten University di Indonesia mendukung Program Penjangkauan UKM dan Program MicroB, yang telah ada sebelumnya untuk mengurangi penghalang bagi UKM saat ingin memasuki ranah e-commerce.
“UKM menyumbang hampir sebesar 60 persen kepada PDB Indonesia dan lebih dari 97 persen kepada ketenagakerjaan. Kami percaya bahwa memberdayakan UKM merupakan kunci untuk mendukung komunitas lokal. Berdampingan dengan para E-Commerce Consultant kami, diluncurkannya Rakuten University di Indonesia dipercaya akan memberikan kesempatan lebih kepada penjual kami untuk meraup keuntungan melalui pengetahuan serta pemahaman industri yang kami dapat melalui lebih dari 15 tahun pengalaman di industri ini,” ujar Yasunobu Hashimoto, Direktur PT Rakuten Belanja Online dalam rilis yang diterima Tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rakuten-belanja-online_20150226_170657.jpg)