Erupsi Gunung Rinjani

Erupsi Gunung Rinjani, Garuda Batalkan 209 Penerbangan

Garuda Indonesia akan menghentikan sementara waktu operasional penerbangannya ke Bandara Ngurah Rai Denpasar

Editor: Sanusi
Tribun Bali/Rizal Fanany
Sejumlah petugas sedang menutup bagian mesin pesawat agar tidak terkena debu vulkanik di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu (4/11/2015). Bandara Ngurah Rai membatalkan semua jadwal penerbangan baik domestik maupun internasional akibat erupsi Gunung Barujari, anak Gunung Rinjani, di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tribun Bali/Rizal Fanany 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Sehubungan dengan dampak dari erupsi Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat, manajemen Garuda Indonesia akan menghentikan sementara waktu operasional penerbangannya ke Bandara Ngurah Rai Denpasar, Bandara Internasional Lombok dan Bandara Blimbingsari Banyuwangi, sampai dengan hari Jumat (6/11/2015).

"Hingga hari ini total tercatat 209 penerbangan Garuda Indonesia yang batal, dimana hari Kamis (5/11) pagi ini saja tercatat 86 penerbangan yang dibatalkan untuk penerbangan Garuda Indonesia dari dan ke Bali, Banyuwangi dan Lombok," kata Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia, Benny S Butarbutar di Jakarta, Kamis (5/11).

Benny menambahkan, sampai saat ini Gunung Rinjani terus mengeluarkan abu vulkanik, dimana sebaran abu vulkanik tersebut kian meluas dan tentunya dapat membahayakan keselamatan penerbangan.

Garuda Indonesia akan terus memonitor situasi dan perkembangan berkaitan dengan aktivitas Gunung Rinjani serta kesiapan Bandara Ngurah Rai Denpasar, Bandara Blimbingsari Banyuwangi dan Bandara Internasional Lombok untuk kembali melaksanakan operasional penerbangan.

"Dengan situasi saat ini, kami harapkan para penumpang segera melakukan reschedule atau perubahan jadwal penerbangan, di seluruh ticketing office Garuda Indonesia terdekat atau segera menghubungi call center Garuda Indonesia,” tambah Benny.

Penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju Denpasar, Banyuwangi dan Lombok, akan dilayani setelah tiga bandara tersebut dinyatakan dibuka kembali oleh otoritas yang berwenang.

Dengan mempertimbangkan situasi yang terjadi, maka Garuda menghimbau para penumpang untuk tidak menuju bandara sampai adanya pemberitahuan bahwa Bandara Ngurah Rai, Bandara Blimbingsari dan Bandara Internasional Lombok akan beroperasi kembali.

Ia menghimbau para penumpang dengan tujuan Denpasar, Banyuwangi dan Lombok melakukan perubahan reservasi tiket melalui Call Center Garuda Indonesia (24 jam) di nomor 021-2351 9999 dan 0804 1 807 807. Garuda akan terus mengupdate situasi terkini melalui www.garuda-indonesia.com dan Twitter @IndonesiaGaruda.(Havid Vebri)

Sumber: Kontan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved