Jokowi Bebaskan Investor Asing Bangun Kilang di Indonesia

Wilayah tersebut menurut Jokowi masih sangat strategis untuk mengolah minyak mentah yang bisa digunakan untuk dalam negeri.

Jokowi Bebaskan Investor Asing Bangun Kilang di Indonesia
Facebook Presiden Joko Widodo
Foto Presiden Joko Widodo sedang kenakan peci 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka peluang investor dari semua negara pemilik minyak mentah dan kilang, agar bisa membangun di Indonesia.

Hal tersebut bertujuan agar pengolahan minyak bisa dilakukan di dalam negeri secara maksimal tanpa harus ke luar negeri dahulu.

"Silahkan negara manapun yang punya crude oil silahkan bangun. Buat stok disini," ujar Jokowi pada kata sambutannya di acara Penandatanganan Kontrak Kegiatan Strategis Tahun Anggaran 2016 Kementerian ESDM, di Jakarta, Senin (29/2/2016).

Mantan Walikota Solo itu yakin, jika banyak kilang dibangun di Indonesia akan mengurangi biaya distribusi dan pengolahan minyak mentah. Karena menurut Jokowi, hal yang membuat anggaran negara membengkak akibat pengelolaan minyak mentah menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) dilakukan di luar negeri.

"Supaya rantai pasok tidak terlalu panjang, tidak usah lewat trader lagi. Negara manapun silahkan," kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meyebutkan masih banyak daerah-daerah yang bisa dibangun kilang seperti Cilacap, Tuban, Bontan, Indonesia bagian Timur, dan Indonesia bagian Barat. Wilayah tersebut menurut Jokowi masih sangat strategis untuk mengolah minyak mentah yang bisa digunakan untuk dalam negeri.

"Karena kebutuhan kita banyak sekali. Pembangunan kilang saya ingatkan sudah berapa tahun kita tidak pernah berpikir membangun, membuat, dan memperbaiki kilang," kata Jokowi.

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved