Teikuro Engineering Indonesia Dapat Pinjaman 1,45 Juta Dolar AS dari Bank Jepang
Pinjaman tersebut disampaikan lewat kantor pusatnya di perfektur Aichi
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - PT Teikuro Engineering Indonesia (TEI) hari ini (1/3/2016) mendapat pasokan dana pinjaman sebesar 1,45 juta dolar AS dari dua bank Jepang yaitu bank kerjasama internasional Jepang (JBIC) dan dari Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd.
"Pinjaman tersebut disampaikan lewat kantor pusatnya di perfektur Aichi yaitu Teikuro Co.Ltd yang didirikan 8 September 1952," papar sumber Tribunnews.com Selasa ini (1/3/2016).
Dana pinjaman itu bagi pengembangan TEI di Indonesia bagi industri pengolahan pengobatan permukaan cetakan mobil, dan suku cadang mobil lain, yang dimaksudkan untuk perluasan pabrik di Indonesia.
Teikuro adalah perusahaan kecil dan menengah Jepang yang bergerak dalam usaha pengolahan plating, sebagai dasar pengolahan di Indonesia, di mana mengharapkan ekspansi pasar otomotif dengan latar belakang perluasan pasar ASEAN nantinya.
TEI didirikan pada tahun 2015 yang menjadi anak perusahaan Teikuro bagi penjualan produknya di Indonesia.
"Upaya ini dimaksudkan untuk berkontribusi pada pemeliharaan dan peningkatan daya saing internasional industri Jepang."
Bagi JBIC sendiri sebagai lembaga keuangan publik Jepang, melalui berbagai metode keuangan seperti pengembangan proyek dan fungsi pengambilan risiko dengan memanfaatkan, pengembangan bisnis di luar negeri dengan mendukung keuangan perusahaan Jepang di luar negeri, termasuk perusahaan-perusahaan kecil dan menengah di pasar pertumbuhan seperti Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/situs-jepang-nih4_20160301_202124.jpg)