Tak Hanya Barang, Menteri Thomas Lembong Juga Ingin Ekspor Orang

"Mungkin kita harus melebarkan definisi ekspor untuk juga ekspor orang."

Tak Hanya Barang, Menteri Thomas Lembong Juga Ingin Ekspor Orang
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Menteri Perdagangan Thomas Lembong membuka acara peringatan hari konsumen nasional (Harkonas) ke-4 di Jakarta, Selasa (26/4/2016).TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement/FTA), Indonesia baru melakukan 10 komitmen dengan negara lain. Hal tersebut membuat angka ekspor Indonesia tidak bisa meningkat drastis.

Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong menilai ketertinggalan perdagangan bebas juga berarti peluang. Dalam hal ini, Thomas ke depannya tak hanya akan ekspor barang saja tetapi juga tenaga kerja.

"Mungkin kita harus melebarkan definisi ekspor untuk juga ekspor orang," ujar Thomas di Rakernas Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Jakarta, Rabu (1/6/2016).

Thomas memaparkan, saat ini tawaran lowongan kerja sudah diberikan oleh Australia. Ada sekitar 36 ribu kesempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bisa bekerja di negara Kanguru tersebut.

"Saat ini ada 36 ribu lowongan di sektor swasta. Terus terang semua sepakat lowongan ini sangat sempurna untuk diisi oleh tenaga kerja Indonesia," kata Thomas.

Thomas memaparkan saat ini remitansi TKI mencapai 10 miliar dolar AS pertahun. Jika digolongkan ke ekspor jasa, maka ekspor tenaga kerja menjadi terbesar ketiga di nonmigas.

"Tapi syarat bekerja di Australia juga harus memastikan punya minimum standar bahasa Inggris, dan terlatih," papar Thomas.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved