Menteri Susi Berikan Bantuan Kapal ke Nelayan lewat Koperasi

Susi juga mengatakan bahwa menjaga laut sudah menjadi komitmen pemerintah, nelayan hanya tinggal mencari ikan.

Menteri Susi Berikan Bantuan Kapal ke Nelayan lewat Koperasi
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti memberikan sambutan pada acara penandatanganan kesepakatan bersama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Pertahanan tentang penguatan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, di Kantor Kementerian Pertahanan, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (10/5/2016). TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyaluran Bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun 2016 kepada masyarakat, khususnya kapal dan alat penangkap ikan, akan diarahkan melalui koperasi.

Mekanisme ini ditempuh agar bantuan yang diberikan efektif, tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Kita tidak bisa memberikan kapal kepada KUB (Kelompok Usaha Bersama) lagi. Jadi KUB bapak harus dirubah menjadi koperasi, karena koperasi berbadan hukum ada pertangungjawabannya", ujar Menteri KKP Susi Pudjiastuti, Senin (6/6/2016).

Selanjutnya, KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap akan mendorong perubahan struktur KUB nelayan menjadi koperasi dengan meratifikasi dan membantu pengurusan surat-surat yang diperlukan.

"Selesai pertemuan ini langsung buat koperasi, supaya kita bisa memberikan bantuan," kata Susi.

Susi juga mengatakan bahwa menjaga laut sudah menjadi komitmen pemerintah, nelayan hanya tinggal mencari ikan.

Untuk itu, Ia mengharapkan cara-cara penangkapan ikan yang tidak benar, baik dengan trawl (pukat harimau), potas (pottasium) dan dinamit/bom ikan dihentikan.

Selain itu, Susi menginginkan hasil tangkapan nelayan harus dijual dengan benar. "Buat saja KUD, semua ikan yang ditangkap kemudian dilelang disitu. Supaya harganya tidak dimainkan tengkulak," papar Susi.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved