Diprotes Harga Mahal, Mentan Traktir Warga Minyak Goreng

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meresmikan Toko Tani Indonesia Centre di Jalan Ragunan P7 Pasar Minggu

Diprotes Harga Mahal, Mentan Traktir Warga Minyak Goreng
Tribunnews.com/Adiatmaputra Fajar
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meresmikan Toko Tani Indonesia Centre di Jalan Ragunan P7 Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meresmikan Toko Tani Indonesia Centre di Jalan Ragunan P7 Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sekitar pukul 09.30 WIB Amran tiba di lokasi mengendarai mobil dinas.

Turun dari mobil, Amran langsung masuk ke dalam gedung melihat seksama apa saja yang terjadi di dalam Toko Tani tersebut. Usai memantau lokasi, Amran pun memberi kata sambutan di depan gedung.

Sesaat setelah meluncurkan Toko Tani Indonesia, Amran pun mengadakan tanya jawab dengan para pewarta. Namun masyarakat biasa pun antusias ingin melihat sosok Menteri Pertanian yang mengklaim bisa menurunkan harga pangan.

Pada waktu memberikan penjelasan, Amran ditegur seorang ibu rumah tangga asal Pasar Minggu. Ibu yang mengaku bernama Diah itu mengaku sulit mendapatkan minyak goreng murah.

"Pak harga minyak goreng masih mahal, masih Rp 13 ribu per liter," ujar Diah di sebelah Amran, di gedung Toko Tani Indonesia, Jakarta, Rabu (15/6/2016).

Mendengar keluhan masyarakat, Amran pun meminta seorang ajudannya untuk mengambil minyak goreng dari Toko Tani Indonesia. Amran pun mentraktir

"Aku ambil satu minyak goreng. Ibu bilang berapa harganya? Rp 13 ribu, disini Rp 9.500," ungkap Amran.

Amran pun bertanya kepada ibu tersebut, apakah sudah membeli minyak dari Toko Tani Indonesia. Diah pun menggelengkan kepalanya.

"Sudah beli, belum? Ini gratis dari pak Menteri," jawab Amran seraya memberikan minyak goreng yang diwadahi plastik kemasan kepada Diah.

Sebelum para warga menyerbu, Amran pun menjelaskan bahwa tidak semua warga dibagikan gratis. Pasalnya para pengusaha dan penjual bisa rugi.

Halaman
12
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved