Breaking News:

Atasi Dwelling Time, Luhut Minta Pelindo I Libatkan Swasta

"Mmekanisme kerja di dalamnya diperbaiki kemudian double crane itu harus dibuat kalau memang Pelindo kesulitan ajak swasta"

zoom-inlihat foto Atasi Dwelling Time, Luhut Minta Pelindo I Libatkan Swasta
Tribun Medan/DEDY SINUHAJI
Sejumlah pekerja sedang melakukan pengecekan brake troli container crane di Pelabuhan BICT Belawan Medan, Sumut, Kamis (21/2/2013). PT Pelabuhan Indonesia I menyiapkan dana hingga Rp 3 triliun untuk memperpanjang dermaga di Pelabuhan Belawan International Container Terminal (BICT). Untuk tahun 2013 Pelindo I menargetkan volume bongkar muat peti kemas hingga 1 juta Teus di BICT Pelabuhan Belawan. TRIBUN MEDAN/DEDY SINUHAJI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan mengimbau kepada PT Pelindo I agar menggandeng pihak swasta untuk mempercepat proses bongkar muat barang atau dwelling time di pelabuhan.

Imbauan tersebut menurut Luhut karena lamanya dwelling time di pelabuhan karena faktor fasilitas yang kurang memadai, misalnya memerlukan double crane maupun kapasitas dry port.

"Ya banyak, memang dry port itu harus dibuat dan kemudian mekanisme kerja di dalamnya diperbaiki kemudian double crane itu harus dibuat kalau memang Pelindo kesulitan, ajak swasta supaya kelihatan lebih transparan," ujar Luhut di halaman Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/10/2016). 

Luhut mengatakan, pihaknya telah mengirimkan tim untuk meninjau langsung tiga lokasi yang menjadi sorotan Presiden Joko Widodo, yakni Pelabuhan Belawan Medan, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan Pelabuhan Makassar.

"Semua kita minta secepatnya melakukan itu, enggak boleh lagi lama-lama karena dwelling time itu bagian daripada pemotong cost transportasi kita yang sangat mahal," ucap Luhut.

--

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved