Breaking News:

Linetrust Setuju Beri Paket Finansial 30 Juta Dolar ke Sapkal Knowledge Hub

Direktur Linetrust International dalam pernyataannya berkali-kali menyebutkan kebutuhan untuk memberikan dana murah bagi institusi pendidikan.

ISTIMEWA
Pertemuan antara pihak Linetrust International Offshore Limited dan Sapkal Knowledge Hub, di Hotel Le-Meridien, Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM - Linetrust International Offshore Limited, perusahaan Trust Fund yang bermarkas di Britania Raya menyetujui paket financial sebesar 30 Juta dolar kepada Sapkal Knowledge Hub.

Linetrust International Offshore Limited diketahui memang bergelut dalam usaha peminjaman dana untuk usaha besar dan menengah, institusi pendidikan, dan bisnis yang berhubungan secara vertikal.

Adapun, Sapkal Knowledge Hub merupakan institusi pendidikan di bidang pemberian edukasi teknis dan profesional di Nashik, Maharashtra, India.

Sapkal Knowledge Hub merupakan sebuah institusi yang dijalankan di bawah perlindungan Kalyani Charitable Trust dan diketuai Ravindra Sapkal yang akan mengembangkan kurikulum untuk memenuhi kebutuhan pendidikan non-teknis.

Melalui pertemuan yang diadakan di Hotel Le-Meridien, Jakarta, Indonesia, Amit Jethwa, Direktur Jethwa International Private Limited sebagai yang bertanggung jawab atas mengatakan, “Asosiasi ini harus bermanfaat bagi Sapkal Knowledge Hub yang sekarang dapat mengembangkan operasinya dari kursus teknikal sampai ke non-teknikal seperti kejuru-rawatan, B.Ed dan jurusan (ancillary) dengan berorientasi kepada pekerjaan."

Senada dengan Perdana Menteri India, Shri Narendra Modi yang mengedepankan visi pendidikan menuju kebijaksanaan dalam mewujudkan masa depan lebih baik untuk generasi selanjutnya.

“Kami berterimakasih kepada Linetrust yang menyediakan sokongan ekonomi untuk mencapai tujuan kami. Linetrust juga memiliki visi yang sama dengan kami, Edukasi adalah bagian yang paling penting dalam kemajuan sosial dan ekonomi negara," ucap Ravindra Sapkal, Ketua Kalyani Charitable Trust dalam keterangan yang diterima, Jumat (25/11/2016).

Adapun Mary Mam, Direktur Linetrust International dalam pernyataannya berkali-kali menyebutkan kebutuhan untuk memberikan dana murah bagi institusi pendidikan.

Akses pendidikan murah bagi anak-anak memungkinkan pertumbuhan ekonomi makro sesuai dengan piagam pendidikan PBB yang menekankan hak menerima pendidikan untuk seluruh anak-anak di negara berkembang.

Linetrust Group, berkantor ASEAN di Jakarta, indonesia, telah bergerak di bidang penyediaan dana tradisional pada sektor “brick and mortar” termasuk juga sektor pendidikan, telah menyelaraskan strategi bisnisnya, mengadopsi technology financing yaitu bio-teknologi, e-commerce, dan bisnis lainnya yang berhubungan dengan IT.(NAS/*)

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved