Kemenperin: Potensi Industri Kosmetik di Indonesia Sangat Menjanjikan

Dirinya menjelaskan hal ini terjadi karena para pengusaha kosmetik masih kesulitan mendapatkan bahan baku.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hendra Gunawan
Tribunnews/JEPRIMA
Puteri Indonesia 2016, Kezia Roslin Cikita Warouw saat menghadiri acara Pameran Kosmetik dan Jamu di Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2016). Kezia memilih kosmetik buatan dalam negeri untuk merias diri dan menemani kegiatannya sehari-hari. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Achmad Sigit Dwiwahjono menilai potensi industri kosmetik di Indonesia sangat menjanjikan.

Menurutnya nilai industri kosmetik tersebut bisa mencapai Rp 100 triliun.

"Namun sangat disayangkan industri di sektor kosmetik di dalam negeri baru menyentuh angka Rp 25 triliun," kata Achmad Sigit kepada wartawan di Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Dirinya menjelaskan hal ini terjadi karena para pengusaha kosmetik masih kesulitan mendapatkan bahan baku.

Hal itu, membuat para pengusaha tersebut mau tidak mau harus mengimpor bahan baku dari luar negeri.

"Guna menanggulangi hal tersebut Kemenperin melakukan subtitusi import bahan baku industri kosmetik dengan membuat pilot project bersama kimia farma," ujarnya.

Dia berharap dengan adanya program ini pencapaian nilai industri kosmetik bisa lebih baik dari pencapaian saat ini.

"Tentu harus ada komunikasi yang intens antara pemerintah, pemerintah daerah, dan juga pengusaha. Dengan adanya program itu kita berharap industri kosmetik Indonesia bisa terus berkembang," katanya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved