Ada Tanda Tangan Sri Mulyani di Pecahan Mata Uang Kertas yang Baru
Bank Indonesia berencana mengeluarkan tujuh pecahan mata uang rupiah baru pada awal Januari 2017 mendatang.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Bank Indonesia berencana mengeluarkan tujuh pecahan mata uang rupiah baru pada awal Januari 2017 mendatang.
Selain gambarnya banyak yang berbeda, nantinya yang akan menandatangani uang pecahan kertas dalam uang yang baru nanti juga berbeda.
"Selain Gubernur Bank Indonesia, dalam uang kertas juga akan ada tanda tangan Menteri Keuangan," kata Deputi Senior Gubernur BI Mirza Adityaswara dalam keterangannnya kepada wartawan, Kamis (8/12/2016).
Dengan demikian, maka yang akan membubuhkan tandatangan di dalam uang kertas tersebut adalah Agus Martowardojo selaku Gubernur Bank Indonesia dan Sri Mulyani Indrawati yang saat ini menjabat sebagai Menteri Keuangan.
Sebagai informasi, saat ini yang membubuhi tandatangan di atas uang kertas rupiah adalah Gubernur BI dengan Deputi Gubernur BI.
Disebutkan sebelumnya, tujuh pecahan mata uang rupiah baru akan dicetan pecahan uang rupiah kertas nominal Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, Rp 1.000 dan pecahan uang logam nominal Rp 1.000, Rp 500, Rp 200 dan Rp 100 tahun emisi (TE) 2016.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/uang-uang-duit-duit-rupiah_20150424_083516.jpg)