Breaking News:

Skema Pina dari Bappenas Ditargetkan Bisa Atasi Pembiayaan Proyek Infrastruktur yang Mangkrak

PINA tidak akan menggunakan dana APBN, dalam pembiayaannya karena bersumber dari dana investasi perusahaan.

TRIBUNNEWS/APFIA
Bambang Brodjonegoro di acara peluncuran skema pembiayaan proyek infrastruktur baru, Pembiayaan Investasi Non Anggaran (Pina) di Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian PPN/Bappenas hari ini meluncurkan skema pembiayaan proyek infrastruktur baru yakni Pembiayaan Investasi Non Anggaran (Pina).

PINA  tidak akan menggunakan dana APBN, dalam pembiayaannya karena bersumber dari dana investasi perusahaan.

Antara lain dari dana pensiun atau asuransi jiwa, yang merupakan proyek jangka panjang, sama dengan infrastruktur yang juga proyek jangka panjang.

Dia berharap melalui skema ini Pemerintah bisa mengatasi proyek infrastruktur yang mangkrak.

Misalnya, proyek pembangunan jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), padahal jika proyek tersebut jadi akan memiliki keuntungan yang besar.

Dengan PINA ini diharapkan juga menjadi solusi untuk pembangunan tol sekitar 20 kilometer itu.

"Ada tol di dalam Jakarta mangkrak, ini jalan tol entah kenapa bisa mangkrak, kalau dilogikan apapun tidak masuk akal kenapa mangkrak, ini proyek sudah pasti return tingi. karena tidak ada pihak yang memikirkan solusinya, tidak bisa menjalankanny‎a," ungkap Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, Jumat (17/2/2017), di Gedung Bappenas, Jakarta Pusat.

"Kita melihat dana pensiun itu masuk ke dalam proyek infrastruktur karena dana pensiun horisonnya jangka panjang, infrastruktur juga proyek jangka panjang yang membutuhkan pendanaan jangka panjang. Kalau mengandalkan perbankan saja, perbankan jangka pendek," ungkapnya.

Diharapkan dengan adanya skema ini tidak ada lagi pembangunan infrastruktur yang berhenti di tengah pembangunan, karena kurang mendapatkan dana dari APBN.

"Kami harapkan seperti ini bisa jadi aternatif, jangan menganggap tidak dapat APBN maka pembangunan akan mangkrak," ungkap Bambang Brodjonegoro.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved