Breaking News:

Penurunan Ekspor Nonmigas dan Migas Sebabkan Merosotnya Total Ekspor April 2017

Perkembangan ekspor Indonesia di bulan April 2017 nyatanya turun 10,30 persen dari bulan Maret 2017.

KOMPAS IMAGES
Kepala BPS Suhariyanto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perkembangan ekspor Indonesia di bulan April 2017 nyatanya turun 10,30 persen dari bulan Maret 2017.

Hal tersebut karena meroaotnya ekspor nonmigas sebanyak 7,43 persen dari USD 13,17 juta menjadi USD 12,19 juta, dan ekspor migas yang turun 35,56 persen.

"Ini disebabkan menurunnya ekspor nonmigas sebesar 7.43 persen, ekspor migas juga turun 35,56 persen, dari USD 1.511,2 juta menjadi USD 976,8 juta," papar Suhariyanto di gedung BPS, Jakarta Pusat, Senin (15/5/2017).

Penurunan ekspor migas itu disebabkan oleh menurunnya ekspor hasil minyak 51,89 persen menjadi USD 87,1 juta.

"Ekspor minyak mentah turun 50,65 persen menjadi USD 302,5 juta, demikian juga ekpos gas turun 18,11 persen menjadi USD 587,2 juta," papar Suhariyanto.

Sementara itu volume ekspor migas April 2017 terhadap Maret 2017 untuk hasil minyak turun 43,69 persen dan minyak mentah turun 49,32 persen, dan minyak gas turun 24.33 persen.

Harga minyak mentah Indonesia di pasar dunia naik USD 48,71 per barel pada Maret 2017 menjadi USD 49,56 per barel pada April 2017.

Sesuai dengan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama April 2017, total ekspor Indonesia dicatatkan sebesar USD 13,17 miliar.

Secara komulatif nilai ekspor Indonesia Januari hingga April 2017 mencapai USD 53,86 miliar meningkat 18,63 persen dibanding periode yang sama tahun 2016, sedangkan ekspor non migas mencapai USD 48,90 miliar atau meningkat 19,14 persen.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved