Jumat, 10 April 2026

Pernah Jadi Tempat Hangout Anak Muda, Sevel Kini Tinggal Nama

Satu gerai Sevel di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (7/7/2017) hari ini terlihat kosong. Kaca gerainya tertutup plastik hitam.

TRIBUNNEWS/RINA AYU PANCA RINI
Gerai Sevel du kawasan Blok M yang sudah tutup, Jumat (7/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gerai Seven Eleven atau dikenal dengan sebutan Sevel selama belasan tahun sempat nge-hits di kalangan anak muda sebagai tempat nongkrong atau janjian.

Tapi kini gerai convenience store ini memilih meninggalkan pelanggannya.

Satu gerai Sevel di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (7/7/2017) hari ini terlihat kosong. Kaca gerainya tertutup plastik hitam.  Pintunya pun terkunci dengan rantai besar terpasang.

Di keliling teras, tali plastik merah terpasang mengelilingi teras. Ciri khas logo dengan warna paduan oranye, hijau, merah dan gambar angka 7 serta tulisan 'eleven' masih terpasang di atas toko.

Tak tampak lagi susunan makanan, minuman, kursi maupun meja.

Letak minimarket ini strategis, di pinggir jalan dan sering dijadikan titik poin pertemuan pengemudi ojek online dan konsumen.

Menyisakan masa kejayaannya, sejumlah pengemudi ojek online masih menjadikannya sebagai tempat berkumpul ataupun sekadar beristirahat sehabis narik mengantar pelanggan.

Tribunnews.com kemudian mencoba mengunjungi gerai Sevel lainnya, kali ini di Melawai VI. Sama seperti gerai Sevel sebelumnya, gerai di Melawai ini tak kalah miris nasibnya.

Gerai Sevel tutup
Papan pengumuman penutupan permanen gerai Sevel di Jl Melawai VI, Jakarta Selatan, Jumat (7/7/2017).

Di pintu kaca terdapat kertas putih bertinta hitam ditempel bertuliskan' Mohon Maaf 711 Tutup Permanen'.

Tepat di  bagian pintu, spanduk warna oranye berlogo provinsi DKI Jakarta tertulis, 'Belum Melunasi Kewajiban Pajak Daerah'.

Seluruh kaca depannya ditutup plastik hitam hingga terlihat pekat dari luar.

gerai
Plastik hitam menutup kaca pintu masuk gerai Sevel di Jl Melawai VI, Jakarta Selatan, Jumat (7/7/2017).

Papan dan logo garis khasnya juga masih terpasang. Di depan teras, beberapa orang beristirahat menggunakan kardus.

'Tidak tahu sejak kapan ditutup, jarang juga ada orang yang (belanja) ke dalam," ujar seorang petugas parkir yang kami temui hari ini, Jumat (7/7/2017).

Bisnis minimarket Seven Eleven akhirnya tak kuat bertahan menghadapi persaingan. Mulai 30 Juni 2017 lalu, semua gerai Sevel dinyatakan berhenti beroperasi oleh manajemennya, PT Modern Internasional Tbk.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyebut kondisi Sevel makin terpuruk setelah gagal diakuisisi PT Charoen Pokphand Restu Indonesia. 

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved