Breaking News:

Pemprov DKI Bakal Bantu TNI AU Tertibkan Lahan Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Halim

Lokasi persis bangunan rumah warga yang akan ditertibkan berada di Komplek Trikora Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

ISTIMEWA
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Satuan Polisi Pamong Pradja DKI Jakarta, Yani Wahyu mengatakan pihaknya bakal ikut mendata warga yang tinggal dikawasan sekitar Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur yang rencananya bakal dibangun proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Lokasi persis bangunan rumah warga yang akan ditertibkan berada di Komplek Trikora Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Wahyu mengatakan, Pemprov DKI bakal melakukan penertiban kepada warga yang tidak berhak tinggal di kawasan tersebut.

"Itu kan masih aset investaris negara di bawah TNI Ankatan Udara tentunya ini masih menjadi kewenangan dia (TNI AU), tentunya yang pertama melakukan pendataan terhadap mereka yang tinggal atau yang disebut di grey area, mereka data," kata Wahyu kepada wartawan di Balai Kota, Senin (22/7/2017).

Menurutnya, pihak TNI AU bakal melakukan sosialisasi, sementara DKI akan menginventarisir warga di kawasan tersebut.

"Mereka warga Jakarta bukan, KTP Jakarta bukan, pemilik bangunan bukan atau pengontrak, didata dulu kemudian disosialisasikan. Setelah disosialiasikan mau ke rusun atau ke mana. kami sambil menunggu dari TNI AU," katanya.

Lebih lanjut Yani menjelaskan, bahwa tahun 2017 ini penertiban di kawasan Halim akan dilakukan.

"Iya, karena trase sudah ada, tinggal tunggu penetapan lokasi oleh Gubernur (Jakarta)," katanya.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved