Breaking News:

Jalan Tol Becakayu yang Baru Diresmikan Jokowi Akhirnya Benar-benar Dijual Waskita Karya

META akan menyiapkan sekitar Rp 9 triliun-Rp 10 triliun untuk pengembangan bisnis di jalan bebas hambatan hingga 2018.

TRIBUNNEWS.COM/BIRO PERS
Presiden RI Joko Widodo, meresmikan pengoperasian Jalan Tol Becakayu (Bekasi, Cawang, dan Kampung Melayu), Jumat (3/11/2017). TRIBUNNEWS.COM/BIROPRES 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) akan menjual 10 ruas tol miliknya yang dipegang lewat anak usahanya PT Waskita Toll Road (WTR). Salah satu yang akan dijual adalah jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Jalan Tol Becakayu) yang 10 hari lalu baru diresmikan Presiden Jokowi.

Jalan tol sepanjang 21,5 kilometer (km) tersebut akan dijual secara one on one atau Waskita Karya akan melakukan penjajakan secara langsung satu per satu dengan investor. Saat ini, perusahaan sedang melakukan negosiasi dengan investor. Lalu siapakah investor yang berminat membeli tol Becakayu ini?

Tunggul Rajagukguk, Direktur Keuangan WSKT mengatakan, pihaknya sedang melakukan penjajakan untuk penjualan saham tol becakayu dengan investor lokal.

"Penjualannya ini memakai mekanisme one on one, sekarang negosiasi masih terus berjalan dengan investor lokal," kata Tunggul, Rabu (8/11/2017).

Lantaran masih dalam proses negosiasi, WSKT tidak bersedia menyebutkan target perusahaan dari penjualan tol Becakayu tersebut.

Presiden RI Joko Widodo, meresmikan pengoperasian Jalan Tol Becakayu (Bekasi, Cawang, dan Kampung Melayu), Jumat (3/11/2017). TRIBUNNEWS.COM/BIROPRES
Presiden RI Joko Widodo, meresmikan pengoperasian Jalan Tol Becakayu (Bekasi, Cawang, dan Kampung Melayu), Jumat (3/11/2017). TRIBUNNEWS.COM/BIROPRES (TRIBUNNEWS.COM/BIRO PERS)

Namun sebelumnya, Direktur Utama WSKT, Muhammad Cholid menyebutkan, pihaknya membidik dana Rp 10 triliun dari penjualan tiga ruas tol lewat skema one on one yaitu Becakayu, Kayu Agung-Palembang-Betung, dan Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi.

Astra Infra adalah satu perusahaan infrastruktur yang mengaku tertarik untuk mengambil alih tol Becakayu jika tawarannya menarik. Namun, Wiwiek DS Direktur Utama Astra Infra mengaku, hingga saat ini pihaknya belum menerima penawaran dari Waskita.

"Kami berminat aja, tetapi tergantung penawarannya. Karena kalau mau investasi seperti pacaran, kalau cocok lanjut. Tapi memang sampai sekarang belum ditawarkan ke kami," kata Wiwiek pada Kontan.co.id.

Sementara perusahaan infrastruktur lain PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) mengaku juga sedang membidik dua ruas tol di Jabodetek. Hanya saja, perusahaan tidak menyebutkan tol apa saja yang sedang diincar tersebut.

Saat ditanya apakah salah satu ruas tol yang diincar tersebut adalah Becakayu, Muhammad Ramdani Basri, Direktur Utama META tidak membantah maupun mengiyakan.

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved